Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Makan Ikan Gurame Bakar, Puluhan Warga Selorejo Blitar Alami Keracunan Massal

Jihan Wahida Rahma Salsabila • Selasa, 1 Oktober 2024 | 23:31 WIB
Ilustrasi gurame bakar
Ilustrasi gurame bakar

BLITAR - Sekitar 22 warga Kabupaten Blitar, tepatnya di Desa Ampelgading, Kecamatan Selorejo dilaporkan mengalami keracunan massal. Insiden keracunan massal tersebut dialami para korban pada Minggu (29/9/2024).

Diduga kejadian itu terjadi setelah memakan ikan gurame yang dibagikan oleh PT JNI, perusahaan peternakan ayam.

Melansir dari berbagai sumber media, kasi Humas Polres Blitar, Ipda Putut Siswahyudi mengatakan, insiden keracunan massal ini bermula dari acara hajatan bulanan PT JNI di Desa Jatinom, Kecamatan Kanigoro, pada Sabtu (28/9/2024).

“Ada pembagian makanan (ikan gurame bakar, dengan lalapan dan sambal) secara door to door (diantar ke rumah warga) oleh penanggung jawab,” kata Ipda Putut, Selasa (1/10/2024).

Pembagian makanan juga diantarkan lagi oleh karyawan salah satu catering AK. Catering yang berasal dari Kelurahan Kuningan, Kecamatan Kanigoro itu mengantarkan pembagian makanan ke masing-masing rumah korban. Makanan yang diwadahi mika itu berisi 1 ekor gurami bakar besar, lalapan dan sambal, serta 1 minuman teh kemasan.

“Setelah ikan bakar tersebut dimakan oleh korban dan keluarganya, selang 3-10 jam kemudian korban mengeluhkan mengalami kepala pusing, perut mual, dan badan lemas,” tambahnya.

Puluhan warga termasuk keluarga dan karyawan PT JNI mengeluhkan hal yang serupa sejak pukul 10.00 WIB.

Beberapa warga segera berobat ke puskesmas dan klinik setempat yakni di Puskesmas Selorejo, Klinik Pelita Husada, RS. Wava Kesamben, dan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. (anindya)

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#keracunan massal #keracunan #Kabupaten Blitar #blitar #gurame bakar