Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Geliatkan Proses Jual Beli Pasar Terisolasi di Kota Blitar, Dinas Janji Buka Akses Tarik Minat Masyarakat

Muhamad Ilham Baha’udin • Kamis, 3 Oktober 2024 | 18:00 WIB
TERSEMBUNYI: Salah satu kios di Pasar Loak Barang Antik belum terlalu terekpos masyarakat.
TERSEMBUNYI: Salah satu kios di Pasar Loak Barang Antik belum terlalu terekpos masyarakat.

BLITAR - Pengembangan pasar yang selama ini “terisolasi” dari perhatian masyarakat menjadi fokus dinas terkait.

Tak hanya untuk mengembangkan sarana peningkatan ekonomi, tapi juga mampu menggeliatkan kembali proses jual beli di dalamnya.

Kabid Pengembangan Perdagangan dan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Joko Purnomo mengungkapkan, salah satu pasar yang telah ditata ulang yakni Pasar Loak Sepeda di sebelah timur Pasar Templek.

Tembok pasar yang dulu sangat tinggi membuat masyarakat yang lalu lalang di jalan depan pasar tidak bisa melihat apa produk di dalamnya.

“Iya, selama ini masyarakat yang lewat kurang tahu apa yang ada di dalamnya. Sehingga kami buka tembok itu agar view-nya terlihat dari luar, dengan harapan menarik minat masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, ujar Joko, dibukanya tembok tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk parkir para pedagang di Pasar Templek yang selama ini menggunakan bahu jalan.

Tak hanya itu, mungkin ke depan juga bisa dimanfaatkan oleh UMKM untuk kuliner di malam hari.

“Area parkir sebenarnya sudah diatur, tapi kami tambahkan di situ. Ke depan juga bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk kulineran, seperti area tengah Pasar Templek yang sudah mulai tampak geliat ekonomi di sektor kuliner ketika menjelang petang,” tandasnya.

Dengan dibukanya tembok Pasar Loak Sepeda tersebut, tidak menutup kemungkinan akan segera disusul penataan Pasar Loak Barang Antik yang berlokasi di sebelah barat Pasar Loak Sepeda. Sebab, kondisinya saat ini kurang dilirik oleh masyarakat Bumi Bung Karno.

“Iya, nanti bisa ditata kembali supaya view-nya bisa terlihat dari luar. Saya tidak mengatakan sepi atau ramai, tapi memang perlu ditata kembali agar transaksinya kian bergeliat,” bebernya.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Loak Barang Antik, Agus mengakui, akses masuk ke area Pasar Barang Antik cukup sempit. Selain itu, bagian belakang kurang terekspos oleh masyarakat.

Baca Juga: Mengapa Oknum Perguruan Silat Sering Konflik dan Bikin Ricuh? Ternyata Ini Sebabnya

“Kalau nanti memang mau diatur lagi, saya pribadi senang saja. Terlebih jika akses masuknya lebih lebar. Kebanyakan orang kan suka jalan sekalian lihat-lihat, dari situ akhirnya tertarik untuk membeli. Nah, yang bagian dalam ini kalau tidak masuk dulu kan juga tidak tahu,” terangnya.

Dia mengaku sudah belasan tahun berdagang di Pasar Loak Barang Antik. Menurutnya, kebanyakan pedagang Pasar Loak Barang Antik tersebut menutup kiosnya sebelum sore hari. (ham/c1/ady)

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Disperindag #pengembangan pasar #Kota Blitar