BLITAR - Progres pembangunan jalan di Kabupaten Blitar berjalan cukup pesat. Dari 260 titik, kini tersisa 10 titik saja yang masih dalam proses pelaksanaan pekerjaan. Ditargetkan, ratusan proyek itu sudah dapat dinikmati oleh masyarakat sebelum akhir tahun.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar Dicky Cobandono mengatakan, progres pembangunan jalan yang bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) induk sudah mencapai 80 persen. Kemudian, kegaiatan yang dialokasikan pada perubahan APBD dalam proses pelaksanaan.
“Pembangunan jalan ada yang sudah selesai dan ada yang masih berproses. Harapan kami, proyek ini bisa dapat segera dituntaskan. Progresnya cukup cepat untuk pembangunan jalan tahun ini,” tuturnya.
Menurutnya, hanya beberapa ruas jalan yang kini masih dalam proses pelaksanaan. Selebihnya, proyek-proyek yang dilaksanakan melalui lelang itu sudah rampung. Utamanya kegiatan peningkatan jalan yang menggunakan hotmix.
Dicky menyebut peningkatan jalan dengan konstruksi rigid alias beton tidak bisa disamakan dengan hotmix.
Sebab harus menunggu umur beton agar jalan tersebut kuat menahan beban. Seperti, pembangunan jalan kabupaten di Desa Sumberasri yang hingga kini masih sebagian ruas yang dikerjakan.
“Pengerjaan jalan yang hotmix sudah selesai semua. Hanya tinggal menunggu selesainya pengerjaan beton. Karena pengerjaan harus bergantian. Ada sekitar 10 titik yang masih belum selesai dikerjakan,” tuturnya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Blitar Hamdan Zulkifli Kurniawan bersyukur tidak banyak kendala dalam pelaksanaan pembangunan tahun ini. Sebab, musim penghujan mundur dan memudahkan rekanan menyelesaikan kewajibannya.
Meskipun begitu, kata dia, pelaksana kegiatan harus menyesuaikan kondisi lapangan pada beberapa ruas.
Misalnya karena pembangunan jalan di ruas yang tidak memiliki jalur alternatif atau dibutuhkan masyarakat. Akibatnya, pelaksanaan kegiatan harus dilakukan secara bertahap.
“Awalnya memperkirakan pengerjaan jalan bisa dengan menutup aksesnya secara keseluruhan. Ternyata hal itu tidak bisa dilakukan karena masyarakat masih membutuhkan jalan akses. Sehingga, pengerjaannya setengah ruas dulu,” katanya.
Tahun ini, Dinas PUPR Kabupaten Blitar berencana membangun jalan sepanjang 94,4 kilometer (km). itu terdiri jalan beton sepanjang 13,3 km atau lebih panjang 3 km dibandingkan tahun lalu.
Kemudian untuk pembangunan jalan hotmix, ada 79,5 km. Itu meningkat hampir satu kali lipat dari tahun lalu. Terakhir, dinas PUPR juga membangun jalan dengan bahan lapen sepanjang 1,6 meter.
Hamdan menambahkan bahwa ada tujuh jembatan yang dikerjakan tahun ini. Terdiri dari 4 jembatan besar dan 3 jembatan kecil. Proyek- proyek tersebut memiliki progres yang positif dan ditargetkan selesai pada akhir tahun.
“Progres untuk jembatan besar rata-rata 70 – 80 persen. Untuk jembatan kecil, ada dua yang sudah selesai dikerjakan. Tinggal satu jembatan kecil yang masih dalam penyelesaian,” pungkasnya. (jar/c1/hai)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila