BLITAR - Gus Iqdam dalam kajian rutinan malam selasa (7/10), di markas sabilu taubah menyampaikan betapa pentingnya memiliki rasa syukur dan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.
Dihadiri ribuan jamaah dari segala penjuru, Gus Iqdam menyampaikan bahwa nikmat dari Allah yang kita miliki hari ini terkadang merupakan harapan bagi orang lain.
Seperti nikmat memiliki kaki dan tangan yang lengkap, nikmat bernafas dan yang lainnya. Di belahan bumi yang lain masih ada orang yang tidak memiliki itu semua, namun tetap bersyukur dan menghargai hidupnya.
“Kita itu kadang sering lupa bahwasannya nikmat yang kita miliki itu diharapkan oleh orang lain. Maka dari itu penting untuk selalu bersyukur apapun yang terjadi di hidup kita,” ucap Gus Iqdam.
Dalam kajian itu juga, Gus yang baru saja menginjak usia 31 tahun itu juga memaparkan akan rasa lelah yang dimiliki oleh seseorang.
Rasa lelah juga harus disyukuri, lantaran orang yang bermanfaat bagi orang lain tentu rasa lelahnya semakin bertambah sehingga mendapatkan ridha dari Allah SWT.
Terkadang masih ada manusia yang hanya mau enaknya saja, dan hanya mau yang instan. Disitu Gus Iqdam menuturkan manusia yang seperti itu hidupnya tidak mendapat ridha dari Allah.
“Tapi yang jelas semua orang yang bermanfaat itu rasa lelahnya selalu bertambah. Kalau kalian semua ingin nggak punya rasa lelah dan cuma mau enaknya saja jadilah orang yang tidak bermanfaat bagi orang lain. Karena sejatinya orang yang menebar manfaat bagi orang lain itu lelahnya bertambah,” tegas Gus Iqdam. (*)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila