BLITAR - Gereja Santo Yusup Blitar gelar aksi donor darah dan pemeriksaan kesehatan untuk umum.
Yakni dalam rangka merayakan HUT Ke-93 Dedikasi Paroki Santo Yusup Blitar. Total ada 59 peserta yang ikut tes kesehatan dan 18 pendonor, Minggu (6/10/2024).
Ada lima dokter, perawat, dan tenaga farmasi dari Rumah Sakit Katolik Budi Rahayu dan PMI Blitar bertugas memberikan layanan kesehatan.
“Sebenarnya banyak yang ingin berpartisipasi, terdapat sepuluh orang yang tidak diperkenankan mendonorkan darah karena masalah kesehatan,” ujar ketua pelaksana kegiatan, Patricius Yudistira.
Menurut dia, beberapa pendaftar gagal dan tidak dapat melanjutkan donor darah karena tidak memenuhi kriteria dan persyaratan secara medis.
Penyebab gagalnya tersebut antara lain dikarenakan kadar hemoglobin (Hb) kurang, tekanan darah tinggi, mengonsumsi antibiotik dalam kurun waktu satu minggu sebelum donor darah.
"Kami berharap dari kegiatan ini ialah supaya umat sadar bahwa tidak hanya pemberian secara material, tetapi juga bantuan secara jasmani yang dapat memberikan sukacita dan keselamatan bagi sesame,” katanya.
Selain itu, dengan acara ini semakin mendewasakan iman setiap umat dalam karya pelayanan mereka sebagai umat yang juga ambil bagian secara integral dalam gereja, memberikan sukacita, kasih, dan kegembiraan bagi sesama, dapat menjadi pribadi yang senantiasa menyatukan hati satu sama lain. (ira/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila