BLITAR - Minat masyarakat untuk olahraga bela diri di Bumi Bung Karno tampaknya naik signifikan.
Keterbatasan tempat berlatih membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui dinas terkait sedang membangun Gedung Gelanggang Olahraga Bela Diri Mastrip.
Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, M. Aminurcholis.
Dia menjelaskan, pembangunan gedung tersebut berlokasi di kawasan sport center atau lebih tepatnya di belakang kantor Koramil Kepanjenkidul. Gedung tersebut rencananya akan dibangun dalam dua tahapan.
“Pembangunan tahap pertama ini kami targetkan selesai di Desember, saat ini sudah berjalan 20 persen. Untuk alokasi anggaran pembangunan diambil dari dana APBD sekitar Rp 900 juta,” ungkapnya pada Jawa Pos Radar Blitar Kamis (10/10).
Tahap pertama, jelas dia, berfokus pada pembangunan gedung, sedangkan tahap kedua berfokus pada finishing dan pengadaan barang untuk menunjang aktivitas bela diri.
Gedung gelanggang bela diri ini diharapkan dapat menampung seluruh cabang olahraga bela diri di Kota Blitar.
Sebab, kondisi GOR Sukarno-Hatta Kota Blitar sudah terlalu padat untuk latihan serta kegiatan dari berbagai cabang olahraga.
Dengan begitu, Dispora Kota Blitar kesulitan mengatur jadwal latihan cabang olahraga di GOR Sukarno-Hatta.
“Kami hanya punya satu gedung olahraga dan sekarang kondisinya sudah terlalu overload. Untuk itu, agar jadwal latihan tidak perlu antre dan bentrok, kami membangun lagi tempat khusus untuk olahraga bela diri,” bebernya.
Dia berharap dengan adanya gedung ini kegiatan latihan atlet bela diri semakin terukur. dengan demikian, intensifnya latihan tersebut dapat menunjang prestasi dari cabang olahraga bela diri di Kota Blitar.
Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Blitar Miskan Hadi mengaku sangat mendukung adanya pembangunan gedung gelanggang olahraga bela diri sehingga dapat memfasilitasi para atlet bela diri di Kota Blitar.
“Iya, karena saat ini memang belum ada tempat khusus yang memfasilitasi cabang olahraga bela diri. Dengan begitu, semoga ke depan dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi dari cabang olahraga bela diri di Kota Blitar,” tandasnya. (ham/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila