BLITAR - Bunga tabebuya, kerap menampilkan warna cantik merah muda atau kuning cerah. Sekilas bunga ini mengecoh karena kemiripannya dengan sakura yang ada di di Jepang.
Bunga tabebuya sebenarnya merupakan tanaman yang berupa pohon, bahkan tingginya bisa mencapai 30 meter.
Namun bunga tabebuya yang nampak indah dengan warna cantik itu tidak dapat kita nikmati sepanjang tahun, karena tanaman ini memiliki musim mekarnya sendiri.
Musim mekar bunga tabebuya akan membuat pemandangan semakin cantik. Tanaman ini sangat mencolok ketika musim mekarnya tiba, karena warna nya akan tampak berbeda debgan pohon lain yang ada di sekitarnya.
Tanaman yang mirip dengan bunga sakura ini akan mekar saat musim kemarau, bungaini justru mekar saat musim kemarau berada di puncak teriknya. Diketahui teriknya kemarau sekitar Juli hingga September.
Terlepas dari kapan bunga tabebuya mekar yang berdasarkan pada musim, habitat asli dari tanaman ini di sekitar hutan hujan primer dan hutan hujan sekunder.
Meski demikian, pohon bunga tabebuya bisa bertahan di lingkungan dengan matahari terik dan ketersediaan air sedang.
Selain itu, tanaman hias ini juga cukup toleran terhadap suhu dingin lingkungan sekitar, melansir South Florida Plant Guide.
Jadi pohon mirip sakura ini juga bisa berbunga di wilayah dengan intensitas hujan tinggi, meski tampilan bunganya tidak secantik tabebuya di daerah kering.
Kini bunga tabebuya tengah mekar cantik di sepanjang ruas jalan Kota Blitar, seperti Jalan Sultan Agung, Jalan Cokroaminoto, Jalan WR Supratman, Jalan Imam Bonjol, dan masih banyak lagi. Warnanya pun bervariasi, mulai dari putih, merah muda, ungu, jingga, dan kuning. (mmg)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila