Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Merinding, Begini Kisah Warga Kediri Masuk ke Desa Ghaib di Blitar, Alami Beragam Kejadian Horor!

Mahasiswa Magang BK • Sabtu, 19 Oktober 2024 | 02:00 WIB
Desa ghaib ditemui di tengah hutan yang ada di wilayah Blitar
Desa ghaib ditemui di tengah hutan yang ada di wilayah Blitar

BLITAR - Di balik terkenalnya Blitar sebagai tempat peristirahatan terakhir Presiden pertama Indonesia yakni Ir. Soekarno, ternyata kota ini menyimpan kisah mistis yang belum banyak diketahui masyarakat.

Salah satu kisah mistis tersebut adalah misteri tentang sebuah desa ghaib yang ada di Blitar. Konon, jika masuk ke wilayah desa ghaib ini kemungkinan bisa tinggal disana selamanya dan tidak bisa kembali pulang.

Dilansir dari YouTube Kembara Sunyi, seorang warga asal Kediri bernama Rendra membagikan kejadian horror yang membuatnya tersesat ke dalam desa ghaib di Blitar. Kejadian tersebut terjadi sekitar tahun 2015 ketika dirinya masih kuliah.

Saat itu, pacarnya yang bernama Tika ini meminta tolong untuk mengantarnya ke Pasar Buku Wilis yang ada di Kota Malang. Setelah mendapatkan izin dari orang tua, mereka berangkat ke Malang sekitar jam 8 pagi.

Dalam perjalanan ke Malang, mereka melalui jalur Ngantang dimana terdapat banyak hutan dan tebing yang cukup curam. Ditambah dengan minimnya penerangan disana membuat Tika meminta pacarnya untuk tidak lewat jalur tersebut saat pulang dari Malang.

Sesampainya di Pasar Wilis Malang, Rendra dan Tika membeli beberapa buku kemudian lanjut jalan-jalan sekitar Malang. Setelah itu, mereka pergi pulang sekitar jam 4 sore.

Mengingat permintaan sang pacar tadi, Rendra mampir ke warung terdekat untuk bertanya mengenai jalur pulang ke Kediri selain jalur Ngantang. Penjaga warung tersebut memberitahunya untuk lewat Blitar dan keduanya pun melanjutkan perjalanan pulang

Niat menghindari jalur Ngantang karena nampak sepi dan gelap, ternyata melewati jalur Blitar ini juga sama saja bahkan mungkin lebih parah. Sepanjang perjalanan pulang itu hanya ada Rendra dan Tika yang sedang berkendara.

Di tengah perjalanan, mereka dikejutkan dengan sosok nenek berwajah seram dengan pakaian kebaya, bawahan jarik dan membawa wakul. Sontak, Rendra melajukan motornya dan menembus sosok nenek itu.

Sekitar 15 menit pasca kejadian horror itu, mereka melihat kios buah. Mereka pun memutuskan berhenti untuk membeli buah. Disana Rendra juga merasakan kejanggalan sebab banyak anjing yang menggonggong di sekitar area kios.

Seorang bapak penjual buah menyambut kedatangan Rendra dan Tika dengan menawarkan dua buah apel. Mereka merasakan kenikmatan tak biasa saat memakan apel itu yang membuat mereka membeli banyak apel di kios tersebut dan melanjutkan perjalanan.

Selama perjalanan itu Rendra ragu untuk lanjut melewati jalur tersebut. Dia sempat ingin putar balik, namun niat tersebut dia urungkan ketika melihat sebuah cahaya temaram.

Rendra pun mengikuti arah cahaya itu dan membawanya masuk ke sebuah desa terpencil di tengah hutan. Melihat ada lima orang yang duduk di pos ronda membuat Rendra berinisiatif menanyakan jalur pulang ke Kediri supaya tidak tersesat.

Itank Tirta selaku pemilik YouTube Kembara Sunyi ini menyampaikan percakapan Rendra yang menggunakan bahasa Jawa halus atau krama alus saat bertanya ke lima orang di pos ronda itu.

“Sugeng dalu pak. Ngapunten kula badhe tanglet. Kula badhe wangsul teng Kediri, jalane lewat pundi nggih pak?,” ucapnya dengan sopan.

Yang artinya, “Selamat malam pak. Mohon maaf pak, saya mau tanya. Saya mau pulang ke Kediri, dari sini jalannya lewat mana ya pak?,”

Usai bertanya, kelima orang itu hanya diam dan menoleh ke arah Rendra dengan wajah dingin. Rendra mencoba bertanya kedua kalinya namun tetap mendapat respon yang sama. Sehingga dia memilih segera pergi dari sana dan melanjutkan perjalanan.

Saat melewati desa tersebut, Rendra merasakan hal ganjil dimana banyak warga yang masih berkeliaran di luar rumah pada tengah malam itu. Apalagi tidak ada warga yang menyadari keberadaan mereka saat menyusuri jalan desa itu.

Rendra benar-benar kebingungan mencari jalan pulang ditambah ponselnya dan ponsel Tika tidak ada sinyal sama sekali. Kemudian mereka sampai di sebuah ladang tebu yang berbentuk seperti terowongan.

Memasuki ladang tebu itu, mereka kembali bertemu sosok nenek menyeramkan tadi. Bahkan sosok nenek itu mengajak bicara Rendra. Dia dengan cepat melajukan motornya dan mengabaikan sosok tersebut.

Tak lama usai itu, dia mendengar mobil yang melaju kencang tepat berada di belakangnya. Mobil tersebut berkali-kali membunyikan klakson seolah memberi sinyal kepada Rendra untuk terus melajukan motornya.

Akhirnya mereka sampai di jalan raya yang ramai kendaraan berlalu lalang membuat Rendra cukup lega. Pada saat yang bersamaan, mobil di belakangnya tadi tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Buah apel yang mereka beli tadi juga menghilang

Tanpa pikir panjang, Rendra segera mengantarkan Tika pulang dan kembali ke rumahnya. Sesampainya di rumah pada jam 4 pagi, Rendra dipeluk ibunya yang terlihat menangis karena mengkhawatirkan keadaan putranya.

Kejadian horror yang dialami Rendra ini kemudian dia ceritakan ke teman kuliahnya. Salah satu temannya yang berasal dari Blitar memberitahu dirinya bahwa dirinya telah masuk ke desa ghaib.

Beruntungnya Rendra bisa keluar dari desa ghaib itu. Sebab siapapun yang sudah masuk ke desa ghaib kemungkinan sulit untuk bisa keluar dari sana. (anindya)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#kisah mistis #mistis #Kejadian Horor #misteri #desa ghaib