BLITAR - Perusahaan Otobus (PO) masih mempertahankan eksistensinya dalam bidang transportasi darat di Blitar. Beberapa bus kerap dijumpai berlalu lalang di jalan raya.
Di tengah kemajuan zaman, seluruh aspek kemasyarakatan mengalami modernisasi termasuk bidang transportasi. Hal tersebut mendorong perusahaan transportasi meningkatkan layanan berbasis digital agar terus beroperasi.
PO sendiri bersaing dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam mewadahi transportasi darat untuk masyarakat yang melakukan perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh.
Sebagian masyarakat menyukai kereta api karena tiketnya mudah diakses melalui layanan digital.
Selain itu, lokasi stasiun di wilayah Blitar yang cukup banyak dan mudah dijangkau membuat masyarakat memilih kereta api dalam melakukan perjalanan.
Sementara dulunya tiket bus dapat dipesan dengan datang langsung ke terminal. Keterbatasan jumlah terminal di Blitar juga menjadi faktor masyarakat beralih menggunakan transportasi kereta api.
Meski begitu, masih banyak masyarakat yang menggunakan bus sebagai transportasi darat andalan terutama ketika melakukan perjalanan ke daerah yang tidak terjangkau dengan kereta api.
Untuk mempertahankan daya saing di pasar, PO melakukan adaptasi dengan menyediakan layanan digital untuk memudahkan masyarakat dalam membeli tiket bus dan mengakses informasi jadwal keberangkatan bus.
Dalam perkembangannya, bus-bus di Blitar melintas di jalan dalam menjemput dan mengantar penumpangnya.
Namun, ada pula beberapa bus yang tidak dapat mempertahankan keberadaan mereka di gempuran era digital ini.
Apa saja bus-bus yang kerap ditemui di Blitar? Berikut daftar PO yang masih eksis di wilayah Blitar.
Baca Juga: Layanan Bus Sekolah di Kabupaten Blitar Terancam Terhenti, Dishub Ungkap Alasan Ini
- PO Harapan Jaya
- PO Rosalia Indah
- PO Bagong
- PO Tentrem
- PO Harapan Baru
- PO Ranajaya
- PO Restu Mulya
- PO Gunung Harta
- PO Siliwangi Antar Nusa (SAN)
- PO Surya Trans
Itulah daftar bus yang sering dijumpai di wilayah Blitar. Di zaman serba digital ini, PO terus melakukan peningkatan layanannya untuk memenuhi kebutuhan perjalanan masyarakat. (anindya)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila