BLITAR - Sukses gelar Partycipation Camp pertama dengan peserta puluhan siswa-siswi SMA sederajat, KPU Kota Blitar kembali menggelar Partycipation Camp kedua dengan peserta para mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Kota Blitar.
Kegiatan yang digelar dua hari pada 26-27 November ini, KPU Kota Blitar menggandeng Batalyon Infantri (Yonif) 511 Badak Hitam sebagai lokasi pelaksanaan sekaligus pendamping kegiatan sosialisasi ini.
Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya mengatakan, pemilihan kepala daerah serentak pada November mendatang dengan separo lebih pemilih adalah dari kalangan milenial dan gen Z yang juga menjadi penyumbang golput pada pilwali sebelumnya.
"Sehingga butuh berbagai pendekatan dan sosialisasi yang sesuai dengan targetnya. Makanya, Pertycipation Camp ini digelar sebagai bagian dari pendekatan kepada pemilih muda ini, dan model kegiatan ini baru jelang pilwali ini digelar," jelasnya.
Rangga mengaku, kegiatan dengan menggandeng mahasiswa ini juga sebagai peringatan Hari Sumpah Pemuda. Dalam kegiatan ini, juga ditambahkan materi tentang wawasan kebangsaan dan patriotisme dari beberapa narasumber.
"Selain sosialisasi dan menjadikan para peserta ini sebagai agen sadar memilih, juga diberikan wawasan dan pengalaman terkait nasionalisme dan patriotisme. Jadi, peserta bisa mengajak rekan-rekan sebaya untuk datang ke TPS. Yang paham tentang anak muda ya kalangan mereka sendiri," tegasnya.
Pada hari kedua, peserta Partycipation Camp KPU Kota Blitar diisi oleh Dosen Administrasi Publik, Universitas Balitar Blitar (Unisba), Putri Cinta Mei. Ia membawakan tema "Pemuda Agen Perubahan".
Dia berharap melalui kegiatan Partycipation Camp ini mahasiswa yang menjadi peserta dapat berperan aktif sebagai agen perubahan dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda, khususnya menjelang pilkada. Dengan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya hak suara dan peran dalam demokrasi, mahasiswa diharapkan mampu menyampaikan pesan ini secara efektif kepada teman-teman sebaya mereka.
“Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan ini juga diharapkan dapat menggerakkan lebih banyak pemilih muda untuk menggunakan hak suara mereka dan mengurangi angka golput. Harapannya, mereka akan terus terlibat dalam proses demokrasi dan menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Tidak hanya pada pilkada kali ini, tetapi juga dalam setiap proses pemilu yang akan datang,” pungkasnya. (sub/c1/din)
Editor : Anggi Septian A.P.