Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Perjalanan Pendekar Muda dari Kademangan: Dari Ajakan Kakak Menjadi Juara Pencak Silat Nasional

Muhamad Ilham Baha’udin • Rabu, 30 Oktober 2024 | 00:30 WIB
Siapa sangka, ajakan sang kakak ketika duduk di bangku kelas empat sekolah dasar (SD) membawa Hendri Bagus Trianto, warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, menjadi pendekar andalan Blitar.
Siapa sangka, ajakan sang kakak ketika duduk di bangku kelas empat sekolah dasar (SD) membawa Hendri Bagus Trianto, warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, menjadi pendekar andalan Blitar.

BLITAR - Siapa sangka, ajakan sang kakak ketika duduk di bangku kelas empat sekolah dasar (SD) membawa Hendri Bagus Trianto, warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, menjadi pendekar andalan Blitar. Tak hanya di tingkat lokal, dia telah bertanding di kancah regional dan nasional.

 

Suasana SMKN 1 Kota Blitar sore itu begitu riuh dengan hilir mudik para siswa yang bergegas pulang setelah seharian belajar.

 

Dari kejauhan, tampak sesosok remaja dengan ramah menyapa kedatangan Jawa Pos Radar Blitar. Iya, dialah salah satu atlet silat kebanggan Blitar, Hendri Bagus Trianto.Perjalanan Bagus, sapaan akrabnya, di dunia pencak silat tidak direncanakan sejak awal.

 

 

Namun, apa yang awalnya sekadar coba-coba, kini berubah menjadi komitmen serius untuk berprestasi di level tertinggi.

 

"Saya mulai berlatih pencak silat ketika duduk di bangku kelas 4 SD, berkat ajakan dari kakak. Awalnya saya juga tidak berekspektasi akan menekuni sampai jadi atlet, tetapi hanya sekadar ikut-ikutan saja,” ungkapnya mengawali obrolan.

 

Dari ajakan kakaknya untuk ikut pencak silat, dia berhasil hingga memenangkan berbagai kompetisi bergengsi.

 

 

Di antaranya, Juara 2 Skaneka Cup se-Blitar Raya Tahun 2023, Juara 2 Bumi Bung Karno Cup Tahun 2023, Juara 2 Walikota Cup Blitar Tahun 2023, Juara 1 UIN Satu Cup se-Jawa Timur Tahun 2023.

 

“Lalu ada, Juara 1 Smanega Cup se-Blitar Raya Open Tahun 2023, Juara 2 Kejurnas Raja Brawijaya V tahun 2024, Juara 1 Kejurprov Remaja Tahun 2024, Juara 1 UIN Satu Cup se-Jawa-Bali Tahun 2024, Juara 1 Pasuruan National Championship Tahun 2024, Juara 1 Walikota Cup Blitar tahun 2024, dan yang terbaru Juara 1 POPDA Jawa Timur tahun 2024,” bebernya.

 

Keberhasilan ini bukan datang dengan mudah. Persiapan untuk ajang besar seperti POPDA, misalnya, dilakukan Hendri selama 3 bulan sebelum pertandingan.

 

Tantangan terbesar baginya adalah ketika harus menghadapi lawan yang semakin tangguh di setiap level kompetisi.

 

“Kalau sudah naik level, lawan semakin di atas rata-rata, jadi latihan dan usaha harus lebih ekstra,” ujarnya.

 

Pertandingan final POPDA 2024 menjadi momen paling berkesan bagi Bagus. Saat itu, ia harus menghadapi lawan tangguh dari tuan rumah, yakni Sumenep.

 

Di babak awal, Hendri sempat tertinggal jauh dalam perolehan poin karena tenaga dan stamina lawannya yang kuat.

 

“Kalau adu otot, saya tidak bisa mengimbangi, tapi instruksi dari pelatih untuk memancing emosi lawan menjadi kunci keberhasilan. Dengan taktik tersebut, saya berhasil membalikkan keadaan dan unggul 20 poin di final,” kenangnya.

 

Setelah menjadi yang terbaik di Jawa Timur, langkah berikutnya bagi Bagus adalah berjuang di POPNAS.Ia sudah mengantongi tiket untuk mewakili Jawa Timur, namun saat ini masih menunggu panggilan pelatda (pemusatan latihan daerah).

 

"Saya sudah mencuri start, mempersiapkan fisik dan teknik sebelum panggilan resmi. Karena, kalau tidak menambah porsi latihan secara mandiri rasanya persiapan dari pelatda masih kurang. Harapannya, nanti bisa membawa pulang medali emas dari ajang POPNAS,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Anggi Septian A.P.
#komitmen #Popda #bergengsi #berprestasi #atlet silat