Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Turut Berduka, Mbah Gudel Sosok Legendaris dan Budayawan Asli Blitar Telah Berpulang

Jihan Wahida Rahma Salsabila • Jumat, 1 November 2024 | 18:42 WIB
Nama Bambang In Mardiono, yang akrab disapa Mbah Gudel, telah menjadi sosok legendaris di Blitar. Beliau meninggal pada usia 79 tahun, tepatnya pada Jumat (1/11/2024).
Nama Bambang In Mardiono, yang akrab disapa Mbah Gudel, telah menjadi sosok legendaris di Blitar. Beliau meninggal pada usia 79 tahun, tepatnya pada Jumat (1/11/2024).

BLITAR - Nama Bambang In Mardiono, yang akrab disapa Mbah Gudel, telah menjadi sosok legendaris di Blitar.

Beliau meninggal pada usia 79 tahun, tepatnya pada Jumat (1/11/2024).

Mbah Gudel dikenal luas sebagai juru kunci Istana Gebang Bung Karno dan juga sebagai penulis buku Napak Tilas Jejak-jejak Kaki Wong Blitar dari Masa ke Masa.

Mbah Gudel memiliki pengetahuan yang sangat mendalam tentang sejarah, khususnya sejarah di Blitar.

Salah satu kontribusinya yang terkenal adalah mencetuskan kalimat “Bumi Laya Ika Tantra Adi Raja,” yang mengandung makna “Tanah Agung Para Raja.”

Ungkapan ini mencerminkan sejarah Blitar sebagai tempat peristirahatan terakhir para raja zaman dahulu, khususnya sejak era Majapahit, hingga Bung Karno, sang Proklamator dan pendiri Indonesia yang dimakamkan di Blitar.

Dedikasi Mbah Gudel untuk sejarah Blitar tidak hanya terbatas pada karya tulis. Beliau juga merupakan salah satu pendiri Blitar Heritage Society (BHS).

Sebuah komunitas yang peduli terhadap budaya dan sejarah, yang aktif menggali berbagai temuan kuno dan melestarikan warisan budaya Blitar.

Atas dedikasi mendalam terhadap Blitar, semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau, diberikan tempat terbaik di sisi-NYA, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan, amin. (*)

 

 

 

 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#meninggal #Bambang In Mardiono #Mbah Gudel