BLITAR - Gus Iqdam bertolak ke Kota Surakarta untuk menghadiri Haul Solo 2024. Dia hadir di acara Maulid yang berlangsung pada Kamis (24/10/2024) lalu.
Acara Haul Solo 2024 ini diadakan di Masjid Riyadh yang berlokasi di Jalan Ibu Pertiwi, Kelurahan Pasar Kliwon, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta, Jawa Tengah.
Dalam pengajian rutin majelis Sabilu Taubah pada Kamis (24/10/2024), Gus Iqdam menceritakan momen yang dialami saat menghadiri acara Maulid di Haul Solo 2024.
Gus Iqdam mengungkapkan bahwa dia senang bisa bergabung dengan para jamaah. Sebab dia sudah lama tidak duduk sebagai jamaah biasa karena kesibukannya dalam menyiarkan dakwah-dakwah.
"Alhamdulillah saya senang jadi jamaah biasa. Dari dulu kepengen jadi jamaah biasa lagi, karena sudah beberapa tahun ngga gini lagi. Selama ini saya duduk di depan, lalu berdakwah," ujar pria usia 31 tahun itu.
Ketika menghadiri Haul Solo 2024, Gus Iqdam memilih duduk bersama jamaah di gang kecil luar Masjid Riyadh. Dia juga sempat merasa sakit pinggang saat duduk terlalu lama, namun pendakwah asal Blitar itu menikmati momennya sebagai jamaah biasa.
"Saya duduk di gang kecil, sedikit remang, tapi tentram rasanya. Meski kadang boyoken (sakit pinggang), tapi jadi jamaah itu enak. Masyaallah nikmat sekali," ungkap Gus Iqdam.
Saat itu, Gus Iqdam melakukan penyamaran menjadi jamaah dengan menutupi dirinya dengan kain putih. Penyamarannya sukses pada awalnya sebelum para jamaah menyadari keberadaannya ketika acara selesai.
Gus Iqdam membagikan cerita lucu saat kehadirannya mulai disadari jamaah sekitar. Dia mendapatkan pengawalan karena para jamaah menghampiri dirinya.
Karena padatnya kerumunan saat itu membuat Gus Iqdam dikawal masuk ke salah satu rumah warga disana. Tentu saja warga rumah tersebut terkejut dengan kehadiran gus yang dikenal dengan Dekengan Pusat itu.
Meski begitu, warga rumah tersebut menyambut dengan hangat dan menyuguhkan makanan untuk Gus Iqdam dan rombongannya. Gus Iqdam pun juga berbincang hangat dengan beberapa warga tersebut.
"Saat pulang, mulai ramai dihampiri warga. Saya harus dikawal sama pengawal. Pas itu terkepung, terus saya dimasukkan ke rumah warga. Disana ditawari untuk makan," kata Gus Iqdam
Adapun ketika Gus Iqdam sudah masuk ke mobil untuk pulang dari sana, para jamaah terutama ibu-ibu banyak yang mengerumuninya. Dirinya pun menyapa jamaah dari dalam mobil kemudian melakukan perjalanan pulang.
Gus Iqdam dan rombongan majelis Sabilu Taubah sendiri sampai di Blitar pada sore hari menjelang Maghrib. Usai itu, mereka langsung bersiap untuk pengajian rutin Sabilu Taubah yang dimulai bada isya.
Gus Iqdam menyampaikan perasaan bahagianya bisa menjadi jamaah biasa. Dia senang atas tingginya antusiasme jamaah saat hadir di acara Haul Solo 2024. (anindya)
Editor : Mahasiswa Magang BK