Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gus Iqdam Sampaikan Pentingnya Meningkatkan Cinta Kepada Rasulullah SAW Melalui Shidqul Mahabbah

Anindya Dahayu Indurasmi • Minggu, 3 November 2024 | 21:00 WIB
Gus Iqdam menyampaikan dakwah tentang pentingnya menerapkan Shidqul Mahabbah dalam diri umat Muslim
Gus Iqdam menyampaikan dakwah tentang pentingnya menerapkan Shidqul Mahabbah dalam diri umat Muslim

BLITAR - Gus Iqdam berdakwah tentang pentingnya menanamkan Shidqul Mahabbah dalam diri umat Muslim. Dakwah tersebut ia sampaikan di pengajian rutin majelis Sabilu Taubah pada Kamis (31/10/2024).

Gus Iqdam menerangkan bahwa Shidqul Mahabbah adalah kejujuran cinta terhadap Nabi Muhammad SAW. Kita tidak dapat berpuas dengan segala ketaatan yang telah dilakukan, namun harus meningkatkan bukti kecintaan kita kepada Rasulullah SAW.

"Apapun bentuk ketaatan yang sudah kita perjuangkan, jangan hanya berpuas disitu saja. Harus terus diperbaiki dan ditingkatkan agar kita memiliki rasa untuk senantiasa taat kepada Rasulullah SAW," ujarnya.

Dalam dakwahnya di markas Sabilu Taubah, Gus Iqdam memberitahukan bahwa Shidqul Mahabbah mencakup tiga hal antara lain keteguhan, kenyamanan, serta mencari ridho kepada Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

Shidqul Mahabbah yang pertama, keteguhan ditujukan terhadap kehidupan yang kita jalani ini berpegang teguh dengan perintah Allah SWT dan Rasulullah SAW serta menjauhi larangan-Nya

Gus Iqdam mengatakan, ketaatan seorang umat Muslim dapat meningkat ketika mengutamakan perintah Nabi Muhammad SAW dibanding menuruti hawa nafsu ataupun ucapan orang lain yang bersifat tidak benar.

"Ketika mengaku cinta terhadap Kanjeng Nabi, pasti lebih mengutamakan apa yang didawuhkan Rasulullah daripada orang lain, bahkan hawa nafsu kalian. Ketika sudah bisa melakukannya, maka kalian itu meningkat," kata Gus Iqdam.

Shidqul Mahabbah yang kedua adalah kita merasakan kenyamanan di lingkungan yang positif dengan menaati perintah dan menjauh larangan Allah SWT dan Nabi Muhammad SAW.

Mengenai Shidqul Mahabbah kedua itu, Gus Iqdam memberikan perumpaan sederhana, salah satunya para jamaah merasa nyaman saat menghadiri pengajian rutin majelis Sabilu Taubah.

"Saat kita mempraktekkan cinta Rasulullah SAW itu gimana kita lebih nyaman dalam lingkungan yang membicarakan dawuh-dawuh Gusti Allah dan Kanjeng Nabi. Kalian semua nyaman ngaji disini, itu sudah termasuk cinta kepada Kanjeng Nabi." terangnya.

Gus Iqdam menyampaikan tentang mencari ridho dimaksudkan kepada kita yang selalu memohon ridho atau restu dari Allah SWT dan Rasulullah SAW dalam menjalani kehidupan sehari-hari. 

"Ketiga adalah selalu berusaha mencari ridho, izin dari Gusti Allah dan Kanjeng Nabi. Semoga Allah ridho, semoga Rasulullah ridho," pungkas Gus Iqdam.

Gus Iqdam memberi pesan untuk selalu istiqomah atau konsisten dalam menerapkan Shidqul Mahabbah yakni kejujuran cinta kepada Nabi Muhammad SAW. (anindya)

Editor : Mahasiswa Magang BK
#gus iqdam #dakwah #blitar #sabilu taubah