BLITAR - Debat kedua pemilihan Bupati Blitar 2024 yang digelar di aula terbuka Kampung Coklat pada Senin (4/11/2024) malam terpantau heboh.
Debat yang juga disiarkan langsung melalui channel YouTube KPU Kabupaten Blitar ini diketahui ada ketegangan terkait dugaan pelanggaran aturan salah satu pasangan calon (paslon).
Calon Bupati petahana, Rini Syarifah (Mak Rini) paslon 02, tertangkap kamera membaca catatan selama debat.
Ini memicu protes keras dari lawannya, Rijanto dan calon Wakil Bupati Beky Herdihansah, paslon 02 yang mengeluhkan bahwa aturan sebelumnya telah menetapkan larangan membawa catatan (contekan).
Situasi menjadi tidak kondusif ketika sejumlah pendukung paslon 01 mulai berteriak saat paslon 02, Rini-Ghoni, menyampaikan visi dan misi di atas podium.
Mereka menuduh paslon 02 berlaku curang dengan membawa dan membaca kertas yang diduga sebagai contekan.
Dilansir melalui live Youtube KPU Kabupaten Blitar di menit ke 1:05:42, seorang petugas KPU bahkan naik ke panggung untuk memeriksa podium paslon 02.
Ketegangan semakin meningkat dengan seruan dari pendukung paslon 01 yang meminta agar debat dihentikan.
Dalam video tersebut juga terlihat moderator tampak kesulitan menenangkan kericuhan yang terjadi.
Baca Juga: Debat Kedua Pilkada 2024 Kabupaten Blitar, Paslon Haram Pakai Contekan!
Paslon 01 Rijanto dan calon Wakil Bupati Beky Herdihansah dalam video live tersebut juga turun dari podium.
Debat akhirnya terpaksa dihentikan, KPU menyetujui penghentian debat kedua ini, bahwa tidak ada kesepakatan antara paslon untuk melanjutkan debat.(*)