BLITAR - Dai kondang asal Blitar Gus Iqdam atau Muhammad Iqdam Kholid, menerima surat pemberitahuan dari Bawaslu Kabupaten Blitar dan langsung dibacakan di depan para jamaah saat pengajian rutin Senin malam (4/11/2024).
Gus Iqdam membacakan isi surat tersebut di mana acara itu dihadiri oleh empat calon kepala daerah, yaitu Calon Gubernur Jawa Timur Luluk Nur Hamidah, pasangan Calon Wali Kota Malang Wahyu Hidayat - Ali Muthohirin, Calon Bupati Malang Sanusi, dan Calon Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah.
Dalam kesempatan itu, Gus Iqdam menyoroti surat yang diberikan oleh Bawaslu Kecamatan Srengat kepada panitia pengajian Sabilu Taubah.
Surat tersebut berisi imbauan agar acara pengajian yang dipimpinnya tidak digunakan sebagai ajang kampanye untuk mendukung pasangan calon tertentu.
“Panwaslu Kecamatan Srengat mengimbau kepada panitia penyelenggara pengajian Gus Iqdam agar memastikan bahwa tidak ada kegiatan bermuatan kampanye, baik terkait pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, maupun wali kota dan wakil wali kota tahun 2024,” ujar Gus Iqdam saat membacakan isi surat Panwaslu Srengat yang juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Majelis Sabilu Taubah pada Selasa (5/11/2024).
Pernyataan Gus Iqdam yang mengejutkan tersebut memicu respons para jamaah pengajian, yang kemudian menyerbu akun media sosial Bawaslu Kabupaten Blitar dengan berbagai komentar dan sindiran di akun istagram @bawaslu_blitar.
Bahkan, grup hadroh Sabilu Taubah pun turut memberikan komentar atas tindakan Bawaslu Kabupaten Blitar terkait surat yang dibacakan oleh Gus Iqdam.
Vokalis hadroh sabilu taubah Mas Danu berkomentar "KPU & BAWASLU KAB BLITAR TUNGGU WAKTUNYA, izin tag bapak @prabowo @presidenrepublikindonesia", tulisnya melalui akun @danuarta.df.
"Ngaji baca surat yasin ❌ ngaji baca surat bawaslu ✔️. minimal rawuh trus memberi pesan pemilu damai neng masyarakat blitar ora malah surat2an," tulis @abcdikiii.
"Buka mata dan telinga yuk,"tulis @joviall.id,vokalis hadroh sabilu taubah mas Jojo.
"Ora wani moro ye kang wong podo srengate dadak disurati," tulis @m_s_zuhri.