BLITAR– Tikungan Kalilegi memakan korban jiwa, usai truk bermuatan batu koral mengalami kecelakaan tragis di Desa Banjarsari, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Senin (11/11/2024).
Peristiwa tragis di Kabupaten Blitar ini merenggut nyawa dua orang penumpang. Penyebab kecelakan diduga karena rem blong, sehingga tidak bisa mengontrol kendaraannya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blitar, Ipda Juli Hartanto mengatakan, dua korban meninggal dunia Rizky dan Hendrik.
Sedangkan tiga korban yang mengalami luka ringan, yakni Muhamad Toha, Sumali dan Yanuar Fauzi. Mereka saat ini sedang dilakukan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ngudi Waluyo, Wlingi, Kabupaten Blitar.
“Kecelakaan tunggal ini terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Truk melaju dari arah Malang menuju Blitar, dengan lima orang di dalamnya, termasuk sopir. Namun, saat berada di jalan yang menikung, truk itu mendadak hilang kendali hingga akhirnya terjun ke sungai. Menurut pengakuan korban, remnya blong,” ujar Juli.
Nahas, Rizky dan Hendrik yang berada di kabin truk tewas di lokasi kejadian akibat terjepit bagian dalam truk.
Sementara itu, tiga orang lainnya yang duduk di bak belakang truk hanya mengalami luka-luka dan berhasil diselamatkan.
Dua korban yang berada di dalam kabin terjepit akibat benturan keras saat truk terjun ke sungai. Sedangkan tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan sudah dibawa ke rumah sakit.
Proses evakuasi korban selesai dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Sedangkan evakuasi kendaaraan hingga pukl 16.00 masih berlangsung.
“Lokasi kejadian memang rawan kecelakaan, apalagi truk itu jatuh ke sungai sedalam sekitar 15-20 meter dari permukaan jalan. Saat ini proses evakuasi dengan derek, bila tidak bisa nanti akan dicopot beberapa bagiannya,” ungkapnya.
Juli mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melewati jalur-jalur rawan kecelakaan di area pegunungan atau jalanan yang berkelok.
Terutama bagi kendaraan besar yang mengangkut muatan berat. Jalan di sekitar Kecamatan Selorejo ini memang memiliki beberapa tikungan tajam dan jalur yang sempit, sehingga sangat rentan kecelakaan jika pengemudi tidak waspada.
Sampai berita ini diturunkan, proses evakuasi terhadap truk masih berlangsung. Kecelakaan ini menambah daftar panjang kecelakaan di jalur tersebut, yang sudah dikenal rawan bagi kendaraan-kendaraan besar. (jar/din)
Editor : Didin Cahya Firmansyah