BLITAR - Ratusan lansia di Bumi Bung Karno menerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dari Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Timur.
Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban hidup kaum lansia, khususnya mereka yang kurang mampu.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar, Sad Sasmintarti menjelaskan, setiap penerima bantuan lansia menerima uang tunai sebesar Rp 500 ribu. Program ini khusus untuk lansia yang berusia di atas 70 tahun dan terdaftar dalam PKH.
“Alhamdulillah, penyaluran bantuan PKH Plus tahap keempat ini sudah terselesaikan, kecuali bagi lansia yang tidak bisa datang. Bagi yang tidak bisa hadir ini, para petugas pendamping PKH dan perwakilan dari bank daerah akan mengantarkan bantuan langsung ke rumah mereka,” ungkapnya, Senin (11/11).
Menurut dia, program bantuan dari pemprov ini masuk dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) tahap keempat. Namun, Kota Blitar baru bisa diakomodasi pada tahap ini.
“Kota Blitar baru mendapatkan kuota bantuan setelah pada tiga tahap sebelumnya belum ada penerima. Kami dari dinsos hanya bertugas untuk mendata dan bertanggung jawab dalam distribusi,” tandasnya.
Dia berharap program PKH Plus dari Pemprov Jatim ini dapat terus berlangsung sehingga bantuan semacam ini bisa rutin diterima dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan para lansia di Kota Blitar.
Sementara itu, Wali Kota Blitar Santoso memberikan apresiasi atas kelancaran program dan berharap agar bantuan ini dapat digunakan dengan bijak untuk meringankan beban para lansia.
"Dengan adanya PKH Plus ini, kita harapkan dapat membantu para lansia memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan kesejahteraan di masa tuanya,” pungkasnya. (ham/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila