Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bergembira Ria di Pilkada Fest 2024 Kota Blitar, Ajang Kreatif Edukasi Pemilih Milenial dan Gen Z

Muhamad Ilham Baha’udin • Minggu, 17 November 2024 | 21:05 WIB
MERIAH: Pilkada Fest 2024 yang digelar oleh KPU Kota Blitar menyasar milenial dan generasi Z memadukan edukasi dan kegiatan yang menarik, Sabtu (16/11).
MERIAH: Pilkada Fest 2024 yang digelar oleh KPU Kota Blitar menyasar milenial dan generasi Z memadukan edukasi dan kegiatan yang menarik, Sabtu (16/11).

BLITAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar terus gencarkan upaya pendidikan pemilih menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 27 November.

Salah satu fokus utamanya adalah kepada para pemilih muda kalangan milenial dan Gen Z.

Salah satu langkah inovatif yang dilakukan adalah edukasi melalui Pilkada Fest, sebuah kegiatan yang bertujuan untuk menyemarakkan pesta demokrasi sekaligus mengedukasi masyarakat terkait pemilihan sebagai “pesta” demokrasi sesungguhnya.

Hadir segenap komisioner KPU Kota Blitar sekaligus penyelenggara, Ketua Bawaslu Kota Blitar Roma Hudi Fitrianto, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Blitar Toto Rubandiyo, perwakilan dari TNI dan Polri, panitia pemilihan kecamatan (PPK), panitia pemungutan suara (PPS), dan perwakilan kelompok penyelenggara dan pemungutan suara (KPPS).

ANAK MUDA: Talkshow tentang bonus demografi diisi oleh Ketua BEM Unisba dan Ketua Jubir Warga.
ANAK MUDA: Talkshow tentang bonus demografi diisi oleh Ketua BEM Unisba dan Ketua Jubir Warga.

Pada hari pertama, kegiatan yang digelar di Aula SMAN 1 Kota Blitar ini sukses menjadi ajang edukasi kreatif untuk para pemilih pemula dan muda.

Beragam kegiatan menarik seperti talk show tentang bonus demografi, kompetisi esport, Pilkada Night Run, live DJ dan pemutaran. Selain itu juga diramaikan booth UMKM, komunitas kopi, hingga komunitas antik.

Ketua Komisioner KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya menegaskan pentingnya pendekatan yang sesuai segmen pemilih, seperti diatur dalam PKPU Nomor 9 Tahun 2022.

Setiap segmen pemilih, seperti pemula, muda, perempuan, lansia, dan komunitas profesional, memiliki cara sosialisasi berbeda. 

“Melalui Pilkada Fest, kami berharap bisa memberikan pendidikan pemilih yang menyenangkan sekaligus informatif. Terlebih, pemilih muda mendominasi di Kota Blitar, yang mencapai 55 persen dari total DPT,” ungkapnya Sabtu (16/11). 

Dia berharap generasi muda menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Visi dan misi calon bisa dilihat di website KPU atau di TPS ketika pemungutan suara untuk menentukan pilihan yang sesuai aspirasi. 

Kepala Bakesbangpol Kota Blitar, Toto Rubandiyo, mengapresiasi KPU yang melibatkan pemilih pemula dalam kegiatan ini. 

Selain itu, para pemilih penting untuk mengenali rekam jejak para calon agar pilihan yang diambil benar-benar menguntungkan masyarakat.

“Teman-teman KPU berhasil membuat acara yang mengedukasi sekaligus menyenangkan. Pemilih muda harus memahami visi dan misi calon kepala daerah sebagai acuan untuk memilih pemimpin yang tepat,” tegasnya.

Salah satu peserta, Nasya Fazzira Alawiyyah, 19, mengaku terkesan dengan konsep Pilkada Fest. Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya bijak menggunakan media sosial.

 “Luar biasa! Sebagai pemilih pemula, saya belum pernah melihat acara seperti ini. Edukasi politiknya tidak membosankan karena dikombinasikan dengan kegiatan seru seperti esport dan night run, sangat cocok untuk kawula muda.

Sebagai generasi yang sudah akrab dengan medsos, kita harus hati-hati dengan hoax yang menjatuhkan calon tertentu. Penting untuk memeriksa informasi secara mendalam sebelum percaya,” tandasnya. (ham/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#pilkada #KPU #Kota Blitar