BLITAR - Rangkaian kegiatan Pilkada Fest 2024 berakhir Minggu (17/11). Event yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar itu ditutup dengan nonton bareng alias nobar film berjudul Tepatilah Janji.
Film garapan Garin Nugroho ini sukses menarik antusiasme penonton, khususnya kalangan pemuda. Film ini mengangkat isu politik melalui pelaksanaan pemilihan kepala deerah (pilkada). Dibintangi oleh aktor dan aktris ternama, film ini dikemas dengan genre komedi.
Ketua KPU Kota Blitar Rangga Bisma Aditya mengatakan, film Tepatilah Janji ini layak untuk ditonton. Sebab, film ini sangat menarik dan ada sisi edukasinya.
“Selain itu juga menjadi sarana masyarakat untuk ikut memilih calon pemimpin di TPS pada 27 November mendatang,” tuturnya.
Pada kesempatan itu juga digelar diskusi bersama salah satu penulis skenario film nasional, Endik Koeswoyo. Diskusi seputar perkembangan dunia film secara umum di Indonesia.
Hari terakhir Pilkada Fest diisi dengan penampilan sejumlah band lokal Blitar. Penampilan band yang digawangi anak-anak muda ini sukses menghibur pengunjung Pilkada Fest.
“Alhamdulillah, Pilkada Fest berjalan lancar dan sukses hingga hari terakhir. Kegiatan kreatif dan edukatif akan terus kami lanjutkan ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, dalam salah satu segmen talkshow di Pilkada Fest hari kedua di aula SMAN 1 Blitar juga berlangsung sangat gayeng. Sejumlah peserta dari kalangan pelajar SMA/SMK sederajat mengikuti talkshow dengan saksama.
Tema yang diangkat adalah Perlindungan Hak Pilih. Gelar wicara itu mengundang narasumber dari Dinas Sosial (Dinsos) Kota Blitar dan Edy Saputra, mantan komisioner KPU Kota Blitar. Membahas tentang permasalahan kaum perempuan dan kaum disabilitas dalam politik.
Salah satu peserta gelar wicara, Kencana Hariani, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan talkshow Pilkada Fest. Lewat event ini, dia semakin tahu dan paham tentang pemilu dan peran penting kaum perempuan dan kaum disabilitas.
“Saya menjadi tahu bahwa perempuan dan kaum disabilitas itu punya peran penting bagi negara demokrasi,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, kemarin (17/11).
Sebagai pemilih pemula, dia bersemangat untuk ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pilkada serentak ini. Datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk mencoblos calon pemimpin yang diharapkan sesuai hati nurani.
“Semoga pilkada tahun ini berjalan aman, damai, dan menghasilkan pemimpin yang amanah dan tidak korupsi,” ujarnya. (sub/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila