BLITAR - Aparat gabungan mengintensifkan razia penertiban keamanan di sejumlah rumah kos di Kota Blitar.
Dalam razia pada Minggu (17/11/2024) lalu, ditemukan dua pasangan tanpa dokumen resmi alias kumpul kebo serta satu penghuni kos dinyatakan positif morfin.
Danru Raimas Satsamapta Polres Blitar Kota, Aipda Teddy mengungkapkan, operasi yang melibatkan kepolisian, TNI, satpol PP, bakesbangpol, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) itu langsung menyasar sejumlah tempat di tiga kecamatan Kota Blitar.
Tujuannya untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
“Hasilnya di titik Sukorejo nihil positif narkoba, namun dua pasangan tanpa dokumen sah kami amankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Razia serupa akan terus kami masifkan secara berkala untuk menjaga keamanan dan kenyamanan warga Kota Blitar,” tegasnya.
Menurut dia, selain pemeriksaan identitas penghuni, dalam razia ini juga menggelar tes urine di lokasi secara langsung untuk memastikan penghuni kos bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Dengan sasaran utama tempat-tempat yang rawan terjadinya pelanggaran hukum dan mengganggu kamtibmas.
Sementara itu, Sub Koordinator P2M BNN Kabupaten Blitar, M. Yusuf Eko Haryanto, mengungkapkan bahwa dari 48 penghuni kos yang diperiksa, satu orang dinyatakan positif morfine.
Setelah penyelidikan, diketahui bahwa hasil positif tersebut berasal dari konsumsi obat batuk yang mengandung codeine.
“Codeine merupakan turunan morfin, yang bersangkutan adalah seorang dokter koas yang memahami obat tersebut dan sedang sakit batuk. Tidak ada unsur kesengajaan, sehingga tidak diperlukan tindakan pembinaan atau penindakan,” jelasnya.
Aparat gabungan, lanjut dia, memastikan bahwa langkah-langkah preventif seperti ini akan terus dilakukan, tidak hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan bebas dari ancaman pelanggaran hukum, termasuk penyalahgunaan narkoba.
Dengan sinergi yang kuat antarinstansi, harapannya Kota Blitar dapat terus menjadi wilayah yang tertib, aman, dan kondusif bagi seluruh warganya. (ham/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila