BLITAR – Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melakukan survei dan pemetaan lubang misterius di dasar sungai Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Rabu (20/11/2024).
Nantinya, hasil rekomendasi akan ditindaklanjuti oleh Pemkab Blitar untuk pencegahan bencana.
Langkah ini dilakukan sebagai tindak lanjut surat permohonan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar.
Tim PVMBG telah berada di Blitar sejak Selasa malam dengan membawa beberapa peralatan.
“Kalau melihat surat tugas mereka, kegiatan ini direncanakan berlangsung hingga Jumat. Hari ini (kemarin, Red), mereka langsung menuju lokasi lubang di sungai untuk melakukan berbagai aktivitas seperti pemetaan dan identifikasi fenomena ini,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Ivong Bertyanto.
Menurut dia, survei ini bertujuan untuk memetakan panjang dan kedalaman lubang. Tidak hanya itu, tetapi juga mengidentifikasi sumber air bawah tanah serta memberikan rekomendasi mitigasi untuk mencegah potensi bencana di masa mendatang. Hal itu tentu sesuai permintaan dari BPBD yang telah bersurat beberapa waktu lalu.
"Permohonan kami agar dipetakan sungai berlubang tersebut, sehingga potensi bencananya diketahui. Nantinya, pemerintah daerah bisa mendapatkan rekomendasi untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.
Meskipun begitu, Ivong mengaku belum bisa memastikan waktu rekomendasi dari PVMBG akan keluar. Karena semua tergantung situasi dan kondisi dari kerja PVMBG di lokasi sungai berlubang.
“Kami bersyukur tim PVMBG sudah hadir, dan sekarang kami tinggal menunggu hasil kerja mereka. Tentu tim yang di lapangan akan kami bantu bersama warga sekitar,” tutur Ivong.
Saat ini, area sekitar lubang telah dipasangi garis polisi untuk memastikan keamanan masyarakat. Karena seiring waktu, lubang yang ada di Sungai Kaliasat itu bisa saja membesar.
Maka dari itu, warga diimbau tidak mendekat ke lokasi karena sudah diberi police line. Ini dilakukan demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca Juga: Rekreasi Seru di Taman Kebonrojo Blitar, Berikut Fasilitasnya yang Bisa Dinikmati Secara Gratis
Lubang di sungai Desa Dawuhan ini telah menimbulkan kekhawatiran warga sejak ditemukan pertama kali pada Jumat (1/11/2024).
Sungai yang biasa digunakan untuk mengairi sawah, kini mengering karena air masuk ke dalam lubang.
Kehadiran PVMBG diharapkan dapat memberikan solusi komprehensif untuk menangani fenomena ini. (jar/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila