Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Curah Hujan Tinggi di Blitar Sebabkan Tanah Longsor, Fondasi Rumah Sampai Ambrol

Muhamad Ilham Baha’udin • Sabtu, 23 November 2024 | 20:05 WIB
TIDAK ADA KORBAN JIWA: Curah hujan tinggi mengakibatkan longsor di dua titik di Kota Blitar beberapa  waktu lalu. Masyarakat diminta untuk tetap waspada menghadapi
TIDAK ADA KORBAN JIWA: Curah hujan tinggi mengakibatkan longsor di dua titik di Kota Blitar beberapa waktu lalu. Masyarakat diminta untuk tetap waspada menghadapi

Blitar — Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Bumi Bung Karno beberapa waktu terakhir memicu dua kejadian bencana di lokasi berbeda.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Blitar mencatat ambrolnya fondasi rumah di Kelurahan Plosokerep, Kecamatan Sananwetan, dan tanah longsor di Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul.  

Koordinator Lapangan Unit Reaksi Cepat BPBD Kota Blitar, Khabib Bancono menyampaikan, kejadian ini merupakan dampak dari hujan deras terus-menerus mengguyur wilayah Blitar selama beberapa hari.

BPBD telah melakukan penanganan cepat untuk meminimalkan dampak lebih lanjut.  

“Pada Jumat (15/11) pagi, kami menerima laporan fondasi rumah ambrol di Jalan Sulawesi Nomor 18 Kelurahan Plosokerep. Kerusakan ini menyebabkan akses jalan menuju sumber air tertutup material longsoran. Tim langsung turun ke lokasi untuk asesmen awal dan memberikan bantuan berupa terpal untuk mencegah kerusakan lebih parah,” ungkapnya kemarin.  

Kejadian kedua dilaporkan pada Minggu (17/11) sore di Jalan Cakraningrat, Kelurahan Sentul. Tanah longsor sepanjang 10 meter dengan kedalaman 7 meter terjadi akibat hujan deras sejak pukul 15.00 WIB.

“Longsor ini juga menyebabkan pohon bambu di tepi sungai terbawa arus yang berpotensi membahayakan peemukiman warga sekitar. Meski tidak ada korban jiwa maupun kerugian material signifikan, kami tetap menyalurkan bantuan empat terpal untuk tanah miring yang berpotensi longsor susulan, dan melakukan asesmen bersama perangkat kelurahan, babinsa, serta bhabinkamtibmas,” tandasnya.

BPBD tetap mengimbau warga untuk waspada terhadap potensi bencana susulan. Bencana ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan, terutama memasuki musim penghujan yang berpotensi memicu kejadian serupa di wilayah rawan bencana.

"Kami minta masyarakat segera melapor jika terjadi keadaan darurat, melalui Call Center 112, agar dapat ditangani dengan cepat," pungkasnya. (ham/c1/din)  

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#hujan tinggi #longsor #bencana