Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kejar Target Akhir Tahun, Realisasi Anggaran Kabupaten Blitar Capai 72 Persen per November

Agus Muhaimin • Minggu, 1 Desember 2024 | 19:00 WIB
SEPI: Kondisi  gedung  Perpustakaan  Daerah  Kabupaten  Blitar saat  proses  pembangunan.
SEPI: Kondisi gedung Perpustakaan Daerah Kabupaten Blitar saat proses pembangunan.

BLITAR — Hingga pertengahan November, realisasi anggaran di Bumi Penataran sekitar 72 persen.

Pemerintah tampaknya harus kejar tayang lantaran tutup buku anggaran tinggal sebulan lagi.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Blitar, Kurdiyanto mengatakan, potret pelaksanaan anggaran tersebut menunjukkan kinerja yang positif.

Sebab, hingga kini hanya 83 persen total pendapatan daerah yang sudah ditransfer oleh pemerintah pusat.

“Kami yakin minggu ini realisasi tinggi. Karena sampai saat ini proses penyerapan anggaran terus berangsung,” katanya.

Dia menyebut proses transfer pusat ke daerah tidak sama dengan beberapa tahun lalu. Pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan transfer secara berkala.

Artinya, jatah transfer ke daerah tidak langsung ditransfer secara keseluruhan ke kas daerah. Pemerintah pusat, mengontrol pencairan melalui realisasi anggaran.

“Jika mau lebih detail kinerja anggaran idealnya ada perbandingan dengan dengan tahun-tahun sebelumnya. Yang jelas, kami melihat realisasi ini masih sangat baik,” imbuhnya.

Tahun ini, belanja daerah ditargetkan mencapai Rp 2,8 triliun.

Jumlah itu naik sekitar Rp 95 miliar jika dibandingkan dengan target pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) sebelum perubahan anggaran pertengahan tahun lalu.

“Realisasi serapan anggaran 2023 tahun lalu sekitar 94 persen. Memang ada beberapa pos yang tidak terserap,” terangnya.

Kurdi mencontohkan belanja pegawai. Pada 2023, kebutuhan belanja dihitung sejak awal tahun.

Namun, pada prakteknya, ribuan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dimulai pada pertengahan tahun. 

“Kalau tidak salah, SK teman-teman PPPK keluar bulan Juli, padahal sebelumnnya sudah direncanakan kebutuhan anggaran untuk satu tahun,” katanya.

Dia optimistis serapan belanja daerah tahun ini lebih optimal. Sebab, banyak kegiatan yang kini dalam tahap finalisasi. Dengan begitu, progres serapan bakal naik signifikan jelang tutup buku. 

Untuk diingat kembali, beberapa waktu lalu, Bupati Rini Syarifah mengingatkan agar para pihak harus saling mendukung untuk melaksanakan program dan kegiatan yang sudah direncanakan.

Pihaknya juga mengapresiasi capaian serapan anggaran 72,76 persen hingga pertengahan November. (hai/c1/ady) 

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Kabupaten Blitar #november #BPKAD #anggaran