Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Program Makan Bergizi Siap Diluncurkan 2025, Pemkot Blitar Fokus pada Keamanan Pangan

M. Subchan Abdullah • Minggu, 1 Desember 2024 | 23:23 WIB
TERTIB: Siswa sekolah dasar akan menjadi sasaran program makan bergizi gratis.
TERTIB: Siswa sekolah dasar akan menjadi sasaran program makan bergizi gratis.

BLITAR - Program makan bergizi gratis alias MBG bakal dilaksanakan tahun depan atau 2025.

Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar telah mengusulkan anggaran untuk pelaksanaan program tersebut sekitar Rp 1,5 miliar (M).

Kini, pemkot masih menunggu petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan program tersebut. Juknis tersebut untuk memastikan siapa organisasi perangkat daerah (OPD) yang mengampu program MBG.

Tak menutup kemungkinan program anyar tersebut bakal melibatkan lintas OPD termasuk dinas kesehatan (dinkes). 

Kepala Dinkes Kota Blitar dr Dharma Setiawan mengatakan belum mengetahui secara detail mekanisme pelaksanaan program MBG tersebut.

Dinkes sedang menunggu juknis resmi dari pemerintah turun.

”Meski belum turun, kami sudah menyiapkan skenario pelaksanaan program MBG, khususnya dari sisi keamanan pangan,” terangnya. 

Dinkes, jelas dia, berupaya untuk memastikan makanan gratis yang disediakan untuk para siswa sekolah dalam kondisi aman.

Artinya, makanan yang nanti dibagikan secara cuma-cuma tersebut harus memenuhi standar keamanan pangan. 

”Mulai dari pemilihan bahan makanan, proses pengolahan makanan, hingga distribusinya. Dinkes akan mengawal tahapan tersebut untuk memastikan keamanan dari makanan,” jelasnya. 

Dinkes akan turun langsung untuk memeriksa proses pengolahan makanan yang akan dibagikan kepada para siswa.

Menerjunkan penjamah untuk mengecek langsung makanan-makanan tersebut. 

”Mereka juga akan memeriksa makanan tersebut dan memastikan makanan terbebas dari potensi penyakit yang bisa ditularkan melalui makanan,” bebernya.

Intinya, dinkes melakukan skrining secara ketat terhadap makanan-makanan gratis yang hendak dibagikan kepada para siswa.

Selain itu juga memeriksa kondisi tempat produksi makanan tersebut.

Menilai kelayakan dari tempat produksi sehingga bisa diberikan sertifikasi untuk mengolah makanan bergizi gratis tersebut.

Karena itu, dinkes bakal menggandeng instansi terkait yang memiliki kompetensi untuk memeriksa kelayakan tempat produksi makanan.

Pemeriksaan dilakukan mulai dari struktur bangunan, pembuangan limbah, hingga suplai air bersihnya.

”Semua itu tetap kami kawal sesuai tugas pokok dan fungsi dinkes. Siapa pun yang mengelola (makanan gratis, Red), kami tidak mempermasalahkan,” tegasnya. 

Terpenting, dinkes ingin memastikan bahwa semua makanan gratis yang nanti disajikan kepada para siswa, ibu hamil, maupun balita dalam kondisi aman.

Harapannya, makanan yang dikonsumsi membawa dampak baik bagi kesehatan. (sub/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Makan Bergizi Gratis #anggaran #pemkot #Kota Blitar