BLITAR - Derbi Jatim antara dua tim yang sedang moncer bakal tersaji sore ini di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).
Perhelatan lanjutan Liga 1 pekan ke-13 bakal menyajikan laga penuh gengsi antara Arema FC yang akan dijamu tuan rumah Persebaya Surabaya.
Singo Edan, julukan Arema FC, memiliki modal bagus jelang derbi ini.
Dua penggawa anak asuh Joel Cornelli yakni Dalberto Luan Belo, yang menjadi penyerang paling tajam di Liga 1 dengan lesakan 8 gol, dan motor serangan tim yang ber-home base di Kota Blitar, William Moreira, yang menjadi raja assist.
Tak hanya itu, Arema FC menjadi tim tersubur dan paling banyak membobol gawang lawan.
Hal itu membuat posisi arek-arek Malang ini terus merangsek papan atas klasemen dari papan tengah.
Bahkan, pelatih Joel Cornelli mengatakan bahwa laga antara dua tim raksasa Jatim ini bakal menjadi pengingat atas tragedi Kanjuruhan yang terjadi pada Oktober 2022 silam.
“Kami menargetkan poin penuh atas Persebaya Surabaya. Selain untuk memperbaiki posisi Arema di klasemen, kemenangan ini juga dipersembahkan untuk Aremania yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan,” ungkapnya.
Meskipun ada sekitar delapan pemain yang bakal absen dalam laga ini, kesiapan Singo Edan untuk melakoni laga paro kedua musim ini bisa menjadi motivasi khusus para pemain.
Bahkan dalam laga melawan Persita di pekan ke-12 lalu, beberapa pemain yang biasa menjadi pemain pelapis mampu bermain apik.
“Ya, banyak pemain harus absen, tapi tidak mengurangi kekuatan tim. Pemain pengganti bermain dengan baik dan mampu menunjukkan hasil latihan,” akunya.
Setelah libur sehari pascalaga melawan Persita, Thales Lira dkk langsung menggeber latihan.
Kemudian dengan diantar Aremania, para pemain Singo Edan berangkat ke Surabaya pada Jumat pagi.
Namun, Arema FC tidak boleh terlalu percaya diri. Sebab, Persebaya Surabaya juga sedang dalam performa terbaik.
Tiga laga terakhir mampu dilibas dengan kemenangan yang membuat skuat Green Force, julukan Persebaya, menjadi pemimpin klasemen sementara.
Bahkan, anak asuh pelatih Paul Munster menjadi tim dengan kebobolan paling minim.
Sayangnya, pelatih muda asal Irlandia Utara itu bakal absen menemani Bruno Moreira dkk karena terkena akumulasi kartu.
Dengan begitu, asisten pelatih Uston Nawawi yang akan menemani pemain dari samping lapangan.
“Ya, harus absen mendampingi tim karena akumulasi kartu. Namun hingga latihan terakhir, pelatih terus memberikan instruksi dan strategi permainan untuk melawan Arema FC,” ungkapnya dalam konfrensi pers Liga 1 kemarin (6/12).
Tentu laga kedua tim kuat Jatim ini patut disaksikan.
Persebaya Surabaya dan Arema FC sama-sama memiliki modal bagus dalam menghadapi laga ini.
Strategi khusus tentu bakal diterapkan masing-masing pelatih untuk bisa meraih poin penuh atau hanya bakal berbagi angka. (ham/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila