BLITAR - Penetapan Rijanto dan Beky Herdihansah sebagai bupati dan wakil bupati Blitar terpilih periode 2024-2029 tinggal menunggu waktu.
Sejalan dengan hal itu, pemenang Pilkada 2024 ini mulai konsentrasi untuk mencicil dan merealisasikan janji-janji politik di tahun pertama pemerintahan.
“Alhamdulillah tidak ada gugatan pada Pilkada 2024 Kabupaten Blitar. Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Mak Rini (Rini Syarifah,Red) dan Mas Ghoni (Abdul Ghoni) yang menjadi mitra kami pada pilkada ini,” ujar Beki Herdihansah, Kamis (12/12).
Beki bersyukur Pilkada 2024 di Bumi Penataran berjalan dengan damai dan lancar. Karena itu pula, pihaknya kini mulai melakukan persiapan-persiapan untuk merealisasikan visi misi selama lima tahun ke depan.
“Kami bersama Pak Rijanto mulai mempersiapkan agenda dan kegiatan selama 100 hari menjabat. Ini merupakan sarana untuk memenuhi janji kepada masyarakat selama kampanye,” katanya.
Dia mengungkapkan ada beberapa pekerjaan yang akan dilakukan pada awal pemerintahan Rijanto-Beki. Misalnya, persoalan infrastruktur dan pemenuhan ratusan titik jaringan internet di Kabupaten Blitar.
“Ini akan kami jalankan sebagai bukti kerja di awal periode pemerintahan,” terangnya.
Pengusaha peternakan ini mengaku tidak ada pembagian tugas khusus antara bupati dan wakil bupati dalam mengelola Bumi Penataran lima tahun ke depan.
Keduanya sepakat untuk bersama-sama dalam membangun Kabupaten Blitar secara bersama-sama.
“Tidak ada pembagian tugas atau peran khusus. Intinya, kami bersama Pak Rijanto akan bareng-bareng menjalankan pembangunan dan program-program yang direncanakan,” ucapnya.
Kendati demikian, secara personal, Beki memiliki target agar masyarakat memiliki kualitas ekonomi yang baik dengan memanfaatkan potensi dan peluang di daerahnya.
Baca Juga: Gus Iqdam Tegaskan Dukungan Penuh untuk Kaji Beky di Kampanye Akbar, Berikan Pesan Mengharukan Ini!
Karena itu, pihaknya akan mengupayakan semaksimal mungkin agar investor mau menggelontorkan modalnya di Kabupaten Blitar.
“Selama ini banyak yang beranggapan uang banyak itu hanya bisa dimiliki ketika menjadi TKI atau pekerja di luar negeri. Saya kepengin mengubah hal itu. Jadi cukup di Kabupaten Blitar saja, masyarakat bisa sukses dan tidak perlu ke luar negeri,” tuturnya.
Menurut dia, ada banyak peluang usaha di Bumi Penataran yang menarik bagi para pemilik modal. Hal ini diyakini membawa dampak positif untuk ekonomi masyarakat.
“Kami maju dalam pilkada ini dari awal sudah diniatkan untuk ibadah. Saya akan usahakan semaksimal mungkin untuk kebaikan masyarakat Kabupaten Blitar,” pungkasnya. (hai/c1/din)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila