Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Buntut Ricuh Laga Arema FC-Persis Solo di Stadion Soeprijadi Blitar, 5 Suporter Diamankan Polisi

M. Subchan Abdullah • Senin, 16 Desember 2024 | 18:00 WIB
BIKIN RICUH: Beberapa suporter sempat diamankan polisi usai terlibat kericuhan saat laga Arema FC versus Persis Solo di Stadion Soeprijadi Kota Blitar, Kamis (12/12) lalu.
BIKIN RICUH: Beberapa suporter sempat diamankan polisi usai terlibat kericuhan saat laga Arema FC versus Persis Solo di Stadion Soeprijadi Kota Blitar, Kamis (12/12) lalu.

BLITAR – Laga lanjutan BRI Liga 1 antara Arema FC melawan Persis Solo pada Kamis (12/11) lalu diwarnai kericuhan antarsuporter. Buntutnya, lima orang harus diamankan kepolisian untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Blitar, kericuhan itu terjadi antara suporter Arema FC dan suporter Persis Solo.

Pemicunya diduga saling olok antarsuporter di dalam stadion. Padahal, sesuai regulasi PSSI yang baru, suporter tim tamu dilarang untuk menonton di dalam stadion.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setyo Pambudi, menjelaskan bahwa awalnya telah datang sejumlah masyarakat yang mengatasnamakan pendukung Persis Solo ke area Stadion Soeprijadi Kota Blitar.

Berdasarkan regulasi PSSI, pendukung atau suporter dari tim tamu dilarang untuk menyaksikan pertandingan di dalam stadion.

”Namun, suporter ini tetap memaksa masuk dan malah membuat ulah di dalam stadion,” terangnya, Jumat (13/12).

Kericuhan antarsuporter pun terjadi karena dipicu saling olok. Kericuhan akhirnya langsung ditangani oleh steward. Di luar stadion, polisi langsung bergerak untuk mengamankan lima suporter.

Kepolisian sangat menyayangkan peristiwa itu terjadi di tengah laga. Apalagi, sepak bola Indonesia tengah berjuang untuk berbenah lebih baik. Namun, masih ada saja pihak yang mencoba mengganggu jalannya pertandingan.

”Selama laga berlangsung di Stadion Soeprijadi, kami dari kepolisian selalu siaga penuh untuk mengawal dan mengamankan pertandingan agar berjalan kondusif,” tutur perwira berpangkat dua melati di pundak ini.

Meski sempat diwarnai kericuhan, laga berakhir kondusif. Hasilnya, Arema FC harus berbagi poin dengan Persis Solo dengan skor 1-1.

Usai pertandingan, puluhan suporter Persis Solo yang datang ke Stadion Soeprijadi Kota Blitar langsung diantar menuju perbatasan Kabupaten Blitar dengan Kabupaten Kediri agar segera pulang.

Baca Juga: Puncak Radar Blitar Genza Olympiad, Persaingan Sengit Antar Siswa, Pertemukan Wakil dari 18 Madrasah

Sebelumnya diketahui, sebanyak 496 personel yang terdiri dari personel Polres Blitar Kota, Polres Blitar, dan TNI dikerahkan untuk mengamankan laga Arema FC dengan Persis Solo.

Para personel tersebut bertugas di luar stadion dengan menyebar di sejumlah titik. Harapannya, jangan sampai terjadi kericuhan di luar stadion. (sub/c1/ady)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Stadion Soeprijadi #bri liga 1 #ricuh #Arema FC #persis solo #Kota Blitar