Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Rampung Tahap Pertama, Taman Plaza Kota Blitar Jadi Ruang Publik Baru Multifungsi di Kawasan Museum PETA

Muhamad Ilham Baha’udin • Senin, 16 Desember 2024 | 20:00 WIB
MENYALA: Berbagai fasilitas telah ditambahkan dalam pembangunan tahap pertama Taman Plaza Museum PETA yang baru saja rampung.
MENYALA: Berbagai fasilitas telah ditambahkan dalam pembangunan tahap pertama Taman Plaza Museum PETA yang baru saja rampung.

BLITAR – Pembangunan tahap pertama Taman Plaza yang berlokasi di area Museum PETA, Kota Blitar, telah resmi selesai. Proyek yang menelan anggaran ratusan juta ini menjadi ruang terbuka publik baru yang multifungsi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Edy Wasono mengungkapkan bahwa pembangunan tahap awal Taman Plaza menghabiskan anggaran sebesar Rp 750 juta.

Dana tersebut digunakan untuk sejumlah pekerjaan utama, seperti pemasangan keramik, pedestrian, lampu penerangan, dan penambahan fasilitas tempat duduk bagi pengunjung.

“Taman Plaza ini kami desain melingkar dengan banyak fungsi. Area ini bisa dimanfaatkan sebagai jogging track pada pagi hingga sore hari, sementara malam harinya menjadi ruang publik untuk nongkrong,” ungkapnya Selasa (10/12).

MENYALA: Berbagai fasilitas telah ditambahkan dalam pembangunan tahap pertama Taman Plaza Museum PETA yang baru saja rampung.
MENYALA: Berbagai fasilitas telah ditambahkan dalam pembangunan tahap pertama Taman Plaza Museum PETA yang baru saja rampung.

Menurut dia, konsep taman yang multifungsi ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan warga akan ruang terbuka yang nyaman dan serbaguna.

Selain itu, kehadiran Taman Plaza diharapkan mampu menghidupkan kembali kawasan Museum PETA sebagai salah satu destinasi bersejarah sekaligus wisata edukasi di Kota Blitar.

Meski pembangunan tahap pertama telah selesai, dia menegaskan bahwa proyek ini masih membutuhkan penyempurnaan melalui tahap kedua.

Pihaknya tengah menyusun usulan anggaran lanjutan untuk melengkapi fasilitas pendukung Taman Plaza.

“Kami sedang merancang detail anggaran untuk tahap kedua. Fasilitas tambahan yang direncanakan masih dalam tahap perencanaan, sehingga belum dapat kami sampaikan secara rinci,” jelasnya.

Dia mengaku proses rehabilitasi Taman Plaza ini sempat mengalami penyesuaian anggaran. Dari pagu awal yang diajukan sebesar Rp 1 miliar, yang kemudian turun menjadi Rp 750 juta.

Meski begitu, dia memastikan bahwa pekerjaan yang telah dilakukan sesuai dengan perencanaan awal, baik dari segi estetika maupun fungsionalitas.

Dengan selesainya pembangunan tahap pertama, Taman Plaza kini mulai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Blitar.

Dia berharap, taman ini tidak hanya menjadi ruang terbuka baru yang meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga menambah daya tarik wisata di kawasan Museum PETA.

“Ruang publik ini adalah bagian dari upaya revitalisasi kota untuk menyediakan fasilitas yang lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat. Ketika malam, geliat ekonomi dari para pecinta kopi sudah mulai berjalan dan kian berkembang,” pungkasnya. (ham/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#pembangunan #Disbudpar #Museum PETA #Kota Blitar #Taman Plaza