BLITAR - Seleksi calon anggota direksi BPR Kota Blitar sudah memasuki tahap akhir. Ada tiga nama yang berhasil lolos tahap seleksi mulai administrasi, tes tulis, hingga wawancara.
Tiga nama yang lolos tersebut langsung diusulkan ke wali kota untuk diwawancara. Setelah itu, wali kota akan menilai kelayakan dari ketiga calon anggota direksi BPR Kota Blitar tersebut.
”Ya, nanti wali kota yang memilih satu orang yang dinilai bagus. Kemudian yang terpilih akan kami kirim ke OJK (Otoritas Jasa Keuangan) untuk kembali dites lebih lanjut dan dinilai,” ungkap Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Blitar, Ahmad Tobroni, kepada Koran ini Kamis (19/12).
Setelah melakukan tes, OJK memberikan nilai dan rekomendasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar terkait calon direksi BPR Kota Blitar yang terpilih.
Rekomendasi tersebut salah satunya berupa penempatan posisi jabatan yang tepat dari calon anggota direksi tersebut. Sebagaimana diketahui, posisi direksi yang kosong saat ini adalah direktur utama.
Meski demikian, kata Tobroni, rekomendasi yang diberikan oleh OJK nantinya belum tentu sesuai dengan rencana pengisian kursi direktur utama. Sebab, OJK memiliki penilaian tersendiri terhadap calon anggota direksi yang terpilih.
”Apakah nanti ditempatkan di posisi direktur utama atau bukan, itu OJK yang memberi rekomendasi. Jadi, kami ikut rekomendasi dari OJK,” ujarnya.
Nah, ketika rekomendasi itu sudah muncul, Wali Kota Blitar Santoso akan memberikan surat keputusan (SK) pengangkatan. Sebagaimana diketahui, tahap seleksi saat ini masih menunggu rekomendasi dari OJK.
”Target kami Desember ini sudah diketahui secara resmi pengisi kursi direktur utamanya,” tegasnya.
Pendaftaran seleksi calon anggota direksi BPR Kota Blitar dibuka pada pertengahan November lalu.
Ada 11 pendaftar pada seleksi tersebut. Lalu, pemkot melakukan seleksi administrasi dan hasilnya tujuh orang lolos.
Enam dari tujuh orang tersebut lantas mengikuti tahap tes tulis dan wawancara untuk menjaring tiga ranking terbaik, sementara satu orang lain tidak hadir.
Setelah melalui serangkaian tes yang ketat, pemkot akhirnya berhasil menjaring tiga nama.
“Ketiga orang itu yang mendapat ranking 1 dari Wonogiri, lalu ranking 2 dan 3 dari Kabupaten Blitar. Ketiganya bakal diwawancara wali kota,” tandasnya. (sub/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila