Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Bupati Terpilih Rijanto Janji Libatkan Pelaku Usaha Lokal dalam Membangun Kabupanten Blitar

Nahya Puteri Praheswari • Sabtu, 21 Desember 2024 | 03:06 WIB

Bupati Blitar terpilih Rijanto bersama para penyedia jasa kontruksi Blitar usai tasyakuran kemenangan di Kanigoro, Jumat (20/12/2024)
Bupati Blitar terpilih Rijanto bersama para penyedia jasa kontruksi Blitar usai tasyakuran kemenangan di Kanigoro, Jumat (20/12/2024)
BLITAR- Infrastruktur masih menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar pada 2025 nanti. Selain kualitas pembangunan, pemerintah diharapkan melibatkan usaha kecil sebagai sarana menggerakkan ekonomi lokal.

“Harus ada sinergi dalam melaksanakan pembangunan di daerah. Pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan pelayanan. Sejalan dengan hal tersebut, perekonomian lokal juga harus dipertimbangkan,” ujar Ketua Forum Jasa Konstruksi Blitar, Seven Team, Endik Susilo, di sela-sela tasyakuran bupati dan wakil bupati Blitar terpilih, Rijanto dan Beky Herdihansah, di Kanigoro Jumat (20/12/2024).

Menurut dia, pembangunan di Kabupaten Blitar dilakukan secara masif beberapa tahun terakhir. Namun, bukan berarti tugas pemerintah menyediakan fasilitas infrastruktur yang layak sudah selesai.

Selain memprioritaskan kualitas pembangunan, pemerintah juga melakukan pemberdayaan masyarakat. Yakni dengan menggandeng atau melibatkan pelaku usaha kecil dalam melaksanakan.

“Pembangunan selama ini sudah cukup baik. Sayangnya dari sisi pemberdayaannya masih kurang. Kami yakin Pak Rijanto dan Beky sangat bijaksana dan bisa memahami kebutuhan masyarakat. Khususnya pelaku usaha kecil,” terangnya.

Di lokasi yang sama, Rijanto mengakui bahwa pemerintah tidak mungkin bisa melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan yang baik tanpa dukungan banyak pihak. Meski memiliki ribuan personel pemerintahan, dukungan masyarakat dan para stakeholder terkait mutlak dibutuhkan. Utamanya dalam melaksanakan pembangunan.

“Iya, salah satu tugas kita adalah menyelenggarakan infrastruktur. Tidak mungkin pemerintah tidak melibatkan jasa konstruksi,” terangnya.

Rijanto bersyukur mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari masyarakat untuk mengemban amanah memimpin di Bumi Penataran. Dia juga memastikan bakal melibatkan banyak pihak dalam menyelenggarakan pembangunan lima tahun ke depan. “Itu sudah otomatis. Tapi tetap (harus diingat, Red) aturan-aturan harus dipatuhi ya,” tandasnya.

Untuk diketahui, pendapatan daerah tahun depan direncanakan sekitar Rp 2,5 triliun. Itu jauh lebih kecil dari rencana pendapatan daerah tahun 2024 yang ditetapkan sekitar 2,6 triliun. Kendati masih bersifat asumsi, selisih anggaran ini jelas membawa dampak pada performa belanja daerah tahun depan.

Pemkab Blitar mesti bijaksana dalam mengalokasikan anggaran belanja daerah. Tidak hanya untuk menyelesaikan tuntutan pembangunan, tapi juga menggerakkan ekonomi di Bumi Penataran. (hai/c1/din)

Editor : Nahya Puteri Praheswari
#Kabupaten Blitar #pembangunan #ekonomi lokal #infrastruktur #usaha kecil