Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Tampak Kusam, Stadion Srengat Butuh Perhatian Serius, Warga Harap Pemkab Lebih Perhatian

Didin Cahya Firmansyah • Senin, 23 Desember 2024 | 19:00 WIB

 

PERLU PERHATIAN: Stadion Srengat yang minim perbaikan sehingga terlihat kusam.
PERLU PERHATIAN: Stadion Srengat yang minim perbaikan sehingga terlihat kusam.

BLITAR - Kondisi Stadion Srengat di Kelurahan/Kecamatan Srengat tak terawat dengan baik. Indikasinya, banyak bagian dari bangunan rusak dibiarkan kusam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah kerusakan terlihat di plafon pintu masuk yang sudah jebol.

Selain itu, jendela loket tiket sudah lapuk bahkan ditutupi dengan anyaman bambu. Tingkat perawatan yang minim dan cat-cat tembok yang mengelilingi stadion kusam serta pudar.

Hal itu diperparah dengan tumbuhan tanaman liar berupa rumput yang terlihat menjulang. Selokan di depan menumpuk lumpur dan memudahkan kawasan sekitar tergenang banjir.

Belum lagi kondisi di dalam stadion yang hampir sama dengan sisi luar. Padahal, bengunan tersebut merupakan aset besar.

Warga sekitar lokasi mengaku heran dengan keberadaan Stadion Srengat yang minim perawatan. “Lihat sendiri kondisinya memang tidak terawat,” ujar Ilham B, kemarin (22/12).

Dengan bangunan besar dan merupakan sarana public, sangat disesalkan jika dibiarkan tanpa ada perhatian pemerintah.

Justru keberadaan stadion ini bisa dimanfaatkan untuk acara-acara besar pemerintah maupun pihak swasta.

Apalagi nanti setelah pelantikan bupati dan wakil bupati baru, harus ada pemerataan kegiatan. Artinya tidak harus terpusat di Kanigoro. “Srengat masuk kawasan barat Blitar, jadi tetap perlu diperhatikan,” tandas pria tersebut.

Jika ada event-event  swasta maupun lembaga pemerintahan akan lebih menghidupkan suasana stadion. Hal ini tentu akan membuat warga sekitar terimbas.

Warga sekitar bisa berjualan ketika ada kumpulan massa di stadion. ”Ya dengan jualan akan menambah pendapatan warga,” ujarnya.

Kemudian dari segi pemerintah akan meraih pendapatan sewa stadion. Jadi, semua aspek bisa merasakan dampak positif.

“Jika perlu ada klub sepak bola Blitar, jadi home base di Srengat. Tentu akan menambah atmosfer dunia sepak bola sebagaimana mestinya fungsi stadion,” pintanya.

Dia berharap tahun akan datang ada perhatian serius dari pemkab untuk pengembangan stadion. Jika dibiarkan tentu akan menambah kerusakan semakin parah.

“Mudah-mudahan ada niat untuk mengembangkan Stadion Srengat sebagai sarana publik yang layak,” pungkasnya. (mg3/c1/din)

                                      

      

  

             

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#Bangunan rusak #Tak Terawat #Stadion Srengat