BLITAR – Puluhan ribu orang tercatat memanfaatkan moda transportasi kereta api (KA) di masa libur Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Khusus di momen Hari Natal Rabu (25/12), Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatat ada 7.819 orang naik dan 8.369 turun di seluruh stasiun Daop 7 Madiun.
Secara umum, tiket KA khusus masa libur Nataru telah terjual sebanyak 72.140 dan masih menyisakan 4.768 tiket. Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat memanfaatkan moda transportasi KA.
”Kami mencatat Stasiun Madiun, Kediri, Blitar, Jombang , Kertosono, dan Tulungagung, menjadi enam stasiun dengan volume penumpang tertinggi,” kata Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Kuswardojo, kemarin (25/12).
Berdasarkan data Daop 7 Madiun, pada momen hari Natal kemarin terdapat 586 penumpang yang naik di Stasiun Blitar, sedangkan penumpang yang turun tercatat 835 orang.
Volume penumpang, baik yang naik maupun turun, diprediksi terus meningkat hingga tahun baru.
Sebelumnya, Daop 7 Madiun telah menambah perjalanan satu rangkaian KA yakni KA Brantas jurusan Blitar-Pasarsenen.
KA tersebut telah beroperasi sejak 19 Desember lalu. Penambahan KA tersebut guna mengantisipasi lonjakan penumpang di masa libur Nataru.
Daop 7 memprediksi puncak lonjakan penumpang mulai terjadi pada pra Natal, yakni di tanggal 21 dan 22 Desember. Kemudian, puncak secara keseluruhan diprediksi terjadi pada 29 Desember.
“Kami memperkirakan volume penumpang yang berangkat dan tiba di Stasiun Blitar selama masa libur Nataru ini mencapai 6.000 lebih,” terang Kuswardojo.
Sementara itu, selama masa Nataru, kepolisian telah mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan. Sejumlah aparat TNI dan Polri disebar di sejumlah titik rawan, termasuk pusat keramaian dan tempat vital seperti tempat ibadah dan tempat wisata.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbupar) Kota Blitar juga telah mempersiapkan petugas khusus untuk memantau tingkat kunjungan wisatawan di sejumlah tempat wisata. (sub/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila