Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Pastikan Antisipasi Pencegahan PMK Berjalan, Komisi II DPRD Kota Blitar Sidak Pasar Hewan Dimoro, Ini Hasilnya

M. Subchan Abdullah • Jumat, 10 Januari 2025 | 20:35 WIB
PASTIKAN KEAMANAN: Komisi II DPRD Kota Blitar mengecek langsung kondisi di Pasar Dimoro Kota Blitar di tengah wabah PMK yang makin meningkat.
PASTIKAN KEAMANAN: Komisi II DPRD Kota Blitar mengecek langsung kondisi di Pasar Dimoro Kota Blitar di tengah wabah PMK yang makin meningkat.

BLITAR - Pasar Sapi Dimoro di Kota Blitar berpotensi di tutup sementara seiring mewabahnya kembali Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kebijakan itu bakal diterapkan jika angka kasus PMK terus meningkat.

Namun untuk sementara ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar belum memutuskan untuk menutup sementara pasar hewan terbesar di Kota Blitar ini.

Sebab, pemkot dan jajaran OPD terus berupaya mengendalikan penyebaran PMK dengan sejumlah langkah pencegahan. Mulai dari pembatasan mobilitas pedagang, penyemprotan disinfektan, hingga pemeriksaan rutin hewan yang dijual.

Penyebaran PMK yang perlahan meningkat ini memantik anggota Komisi II DPRD Kota Blitar turun lapangan mengecek langsung kondisi di Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar. Anggota legislatif itu ingin memastikan upaya pencegahan wabah PMK dijalankan secara masif.

”Kami juga ingin tahu dampak dari wabah PMK ini ternyata juga berakibat pada penjualan,” ungkap Ketua Komisi II Yohjan Tri Waluyo, Jumat (10/1/2025). 

Sejak PMK mewabah pada akhir tahun lalu, jelas dia, terjadi penurunan jumlah pedagang hewan ternak yang berjualan di Pasar Dimoro. Dari biasanya mencapai 500-600 pedagang, kini tinggal sepertiganya atau sekitar 150-200 pedagang yang berjualan.

”Kami ingin tahu langsung kendala apa yang dihadapi oleh pedagang selama wabah PMK ini. Ternyata, ada pedagang yang takut dengan vaksin dan sebagainya. Kami berikan pemahaman kepada pedagang agar tetap tenang dan waspada,” tandasnya. 

Diberitakan sebelumnya, hingga 7 Januari 2025 angka kasus PMK di Kota Blitar menunjukkan tren kenaikan. Ada tambahan hewan ternak yang terjangkit PMK, jika sebelumnya tercatat 18 ekor, kini bertambah menjadi 24 ekor.

Jika sebelumnya diketahui ada 1 ternak yang mati, kemarin diketahui bertambah dua ekor yang mati. (sub/ady)

 

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#dprd kota blitar #pmk #Pasar Dimoro #sidak #sapi #wabah #Kota Blitar