Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ini Alasan Disperindag Kota Blitar Belum Tutup Sementara Pasar Hewan Dimoro saat Kasus PMK Terus Bertambah

M. Subchan Abdullah • Jumat, 10 Januari 2025 | 21:30 WIB
Petugas kesehatan hewan dari DKPP Kota Blitar memeriksa sapi milik pedagang yang dijual di Pasar Dimoro, Kamis (9/1/2025).
Petugas kesehatan hewan dari DKPP Kota Blitar memeriksa sapi milik pedagang yang dijual di Pasar Dimoro, Kamis (9/1/2025).

BLITAR - Opsi untuk menutup sementara Pasar Hewan Dimoro Kota Blitar karena dampak wabah PMK bisa saja diterapkan. Namun, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Biltar belum menutup sementara waktu karena pertimbangan jumlah kasus yang belum menunjukkan kekhawatiran. 

Kepala Disperindag Kota Biltar Hakim Sisworo mengatakan, antisipasi penyebaran PMK di Pasar Hewan Dimoro sudah dilakukan sejak akhir 2024 lalu. Salah satu langkahnya dengan menyemprotkan disinfektan secara masif kepada hewan ternak yang hendak masuk pasar.

”Selain itu, kami juga lakukan pembatasan mobilitas pedagang. Kami minta pedagang yang berjualan di pasar Dimoro untuk menjual hewan ternak yang sehat,” tegasnya, Jumat (10/1/2025).Baca Juga: Ada Opsi Pasar Dimoro Kota Blitar Ditutup Sementara Jika Kasus PMK Terus BertambahApabila saat pemeriksaan rutin oleh petugas kesehatan ditemukan hewan yang sakit, jelas dia, pedagang serta hewan ternaknya diminta segera pulang. Setelah itu, petugas menyemprotkan disinfektan di tempat jual sapi milik pedagang tersebut.

”Itu kami lakukan sebagai upaya menekan penyebaran wabah PMK. Kami terus berkoordinasi rutin dengan dinas peternakan,” ujarnya.

Terkait kebijakan menutup sementara pasar dimoro, kata Hakim, belum dilakukan untuk saat ini. Sebab, perkembangan kasus PMK di Kota Blitar masih terkendali.

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk upaya pencegahan dan pengendalian wabah PMK. 

Diberitakan sebelumnya, hingga 7 Januari 2025 angka kasus PMK di Kota Blitar menunjukkan tren kenaikan. Ada tambahan hewan ternak yang terjangkit PMK, jika sebelumnya tercatat 18 ekor, kini bertambah menjadi 24 ekor.

Jika sebelumnya diketahui ada 1 ternak yang mati, kemarin diketahui bertambah dua ekor yang mati. (sub/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Wabah PMK #disperindag Kota Blitar #Pasar Dimoro #Kota Blitar #Pemkot Blitar