BLITAR - Berita gembira untuk para fresh graduate yang sedang mencari peluang karier menjanjikan.
Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN) kembali membuka pendaftaran untuk program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Batch 3 untuk Tahun Anggaran 2025.
Program ini mulai dilirik karena menawarkan prospek gaji yang menarik serta kesempatan untuk berkontribusi sebagai agen perubahan bagi bangsa.
Apa itu Progam Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia?
Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) adalah program inisiatif dari Kementerian Pertahanan yang bertujuan mencetak lulusan berkualitas untuk mengelola berbagai program pembangunan strategis.
Program ini bertujuan membekali peserta dengan keahlian akademis, kepemimpinan, dan dedikasi tinggi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan menuju visi Indonesia Emas 2045.
Melalui SPPI, para sarjana dipersiapkan menjadi pelopor yang mampu menghadapi tantangan bangsa dengan solusi inovatif. Serta didukung dengan pelatihan kemiliteran oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
cpns Baca Juga: Jadwal dan Aturan Terbaru SKB CPNS 2024 CAT dan Non-CAT, Temukan Semua Informasinya Disini!
Program ini terbuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dengan usia maksimal 30 tahun. Lulusan D4, S1, atau S2 dari berbagai jurusan memiliki kesempatan yang sama, selama ijazah mereka telah terakreditasi oleh Kemendiktisaintek.
Sedangkan untuk lulusan dari luar negeri, ijazah wajib disetarakan melalui Panitia Penilaian Ijazah Luar Negeri.
Bagaimana prospek karier dan gaji di masa depan?
Lulusan program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) akan ditempatkan di Badan Gizi Nasional untuk menjalankan berbagai program strategis, seperti memastikan ketersediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah.
Dalam menjalankan tugas ini, mereka akan didukung oleh pelatihan intensif yang mencakup pengembangan kemampuan manajerial serta keahlian teknis yang relevan.
Sebagai bagian dari program ini, peserta juga berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), yang memberikan berbagai manfaat, termasuk gaji tetap, tunjangan, serta peluang pengembangan karier yang menjanjikan.
Selain itu, pengalaman berharga dari keterlibatan dalam SPPI dapat membuka jalan bagi lulusan untuk menempati posisi strategis lainnya di berbagai sektor di masa depan.
Program ini tidak hanya menjadi peluang untuk berkontribusi pada pembangunan nasional tetapi juga menjadi fondasi kuat untuk karier profesional yang cemerlang.
Peserta SPPI yang berhasil lolos seleksi akan menerima gaji mulai dari Rp6 juta hingga Rp18 juta, dengan besaran gaji yang bervariasi tergantung pada wilayah penempatan serta tingkat beban kerja yang dihadapi.
Selain itu mereka akan mendapat tunjangan tambahan setelah menjadi ASN. Tunjangan tersebut dirancang untuk memastikan kesejahteraan dan mendukung kinerja optimal peserta dalam menjalankan tugas mereka di lapangan. (*)
Editor : M. Subchan Abdullah