BLITAR - Momentum hari ulang tahun (Harlah) Ke-102 Nahdlatul Ulama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Blitar mengajak umat untuk menelaah empat pilar pemikiran Hadratussyekh KH Hasyim Asyari yang harus menjadi aspirasi umat Islam.
Pertama, tentang pentingnya organisasi, bahwa umat Islam butuh wadah yang kuat. Bukan hanya tempat berkumpul, melainkan menjadi benteng pertahanan dalam menjaga akidah dan syariat Islam. “Dengan bersatu, kekuatan umat dapat lebih optimal dalam menghadapi berbagai tantangan zaman,” ungkap Ketua FKUB Kabupaten Blitar, KH Agus Muadzin, kepada Koran ini kemarin (15/1).
Kedua adalah saling mengenal, lanjut Agus, dalam masyarakat yang majemuk. Saling mengenal sesama umat menjadi sebuah keharusan. Dengan saling mengenal, maka akan dapat memahami kebutuhan, aspirasi, dan harapan. “Hal ini akan memudahkan terwujudnya kerja sama sehingga tujuan bersama dapat tercapai,” tegasnya.
Ketiga adalah persatuan. KH Hasyim menegaskan bahwa persatuan bukan hanya sekadar slogan, melainkan menjadi kunci kebesaran bangsa. Dengan bersatu, umat Islam dapat bersama-sama mempertahankan nilai-nilai Islam dari ancaman pihak dalam dan luar.
Keempat adalah kekompakan. Islam tidak hanya mementingkan jumlah, tetapi juga menekankan kualitas hubungan antarsesama. Dengan kekompakan umat Islam, maka dapat menghadapi tantangan dan rintangan dalam mencapai segala tujuan bersama.
Ke depan, terang Agus, NU diharapkan terus menorehkan peran kesejarahan sesuai dengan kondisi zaman. Kalau dulu NU berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan, hari ini tantangan NU adalah bagaimana mendorong ekonomi yang berpihak pada umat, kesetaraan dan keadilan di bidang hukum, pendidikan yang belum tuntas. “Banyak tantangan ke depan yang harus diselesaikan bersama.
Salah satunya adalah tantangan di bidang ketahanan pangan, kemandirian bangsa, serta mencegah kerusakan alam,” harapnya.
Semua permasalahan adalah sunatullah, yang insya Allah dengan kebersamaan dan pertolongan Allah, semua akan bisa terselesaikan dengan cara-cara yang baik. “Selamat Harlah NU. Semoga semakin manfaat dan barokah, mampu mengantar Indonesia yang baldatun thoyyibatun warobbun ghofur,” ucapnya. (*/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah