Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Komisi II DPRD Kota Blitar Soroti Aktivitas Pasar Menurun Akibat Wabah PMK, Langkah dan Anggaran Bakal Disiapkan untuk Meredam Kerugian Peternak

Muhamad Ilham Baha’udin • Jumat, 17 Januari 2025 | 21:00 WIB

 

TURUN: Aktivitras Pasar Dimoro di Kota Blitar kini turun akibat marak PMK sekarang ini.
TURUN: Aktivitras Pasar Dimoro di Kota Blitar kini turun akibat marak PMK sekarang ini.

BLITAR– Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo, menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda Kota Blitar.

Dalam sidak di Pasar Dimoro Kota Blitar setelah rapat koordinasi dengan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perdagangan, Yohan menyoroti penurunan aktivitas pasar yang signifikan.

"Kalau dulu setiap pasaran Legi, ada sekitar 500 hingga 600 pedagang yang hadir. Namun setelah wabah PMK merebak di Kota Blitar maupun wilayah lain, jumlahnya hanya sepertiga dari sebelumnya," ujarnya Kamis (17/1).

DPRD Kota Blitar berupaya mengantisipasi dampak wabah dengan mendengarkan langsung keluhan para pedagang dan peternak. Salah satu isu yang dihadapi adalah keraguan peternak terhadap vaksinasi.

Menurut Yohan, ada kesalahpahaman yang perlu diluruskan, karena meskipun vaksinasi kadang menimbulkan efek samping seperti kelemahan pada sapi, kasus tersebut sangat jarang, yakni 1:1.000 ekor.

Selain itu, kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan vaksin gratis dari pemerintah pusat dan provinsi yang hingga kini belum diterima.

"Kami mendorong agar vaksin segera diturunkan. Jika masih belum ada kepastian, DPRD Kota Blitar akan mengalokasikan dana PTT untuk membantu para peternak dan pedagang," tambahnya.

Yohan juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 3.700 ekor sapi di Kota Blitar dengan 900 peternak.

Menurut dia, anggaran yang dibutuhkan untuk mengatasi wabah ini tidak terlalu besar, berkisar antara Rp 150 juta hingga Rp 200 juta. Dana tersebut dianggap cukup untuk mengcover kebutuhan vaksinasi bagi peternak dan pedagang. (han)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#blitar #pmk #Yohan Tri Waluyo #Pasar Dimoro