BLITAR- Meski pandemi Covid-19 melanda Blitar Raya, khususnya Kota Blitar, justru menyaksikan pertumbuhan pesat kedai kopi murni.
Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI) Blitar, tercatat ada sekitar 73 coffee shop yang memiliki kualifikasi kopi murni terdaftar di kota ini. Fenomena ini menunjukkan bahwa kopi kini bukan sekadar minuman, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Blitar.
Perkembangan kafe di Blitar tidak hanya dipicu oleh kebutuhan akan minuman berkualitas. Tapi juga sebagai tempat berkumpul yang nyaman untuk bersosialisasi.
Banyak warga Blitar Raya yang kini lebih memilih mengundang tamu atau teman-teman mereka ke kafe daripada harus repot menerima mereka di rumah.
Hal ini semakin mempertegas bahwa kafe bukan hanya sekadar tempat untuk menikmati kopi, tetapi juga menjadi ruang sosial yang penting.
“Kafe menjadi budaya dan gaya hidup baru masyarakat saat ini. Semua golongan bisa menikmati dan menjangkau pelayanan tersebut,” kata Ketua ASKI Blitar Raya, Ahrian Festyananda.
Blitar, yang terdiri dari Kota dan Kabupaten, saling melengkapi dalam aspek ini. Kota Blitar yang lebih urban menyediakan etalase bagi usaha-usaha kafe, sementara Kabupaten Blitar dengan potensi alam dan komoditasnya mendukung ketersediaan bahan baku kopi yang berkualitas.
"Sinergi antara hulu dan hilir ini memberikan dampak positif terhadap ekonomi lokal, membuka lapangan pekerjaan, serta memberikan variasi tempat bagi warga untuk menikmati waktu luang mereka," ungkap Ahrian .
Melalui tren ini, Blitar kini semakin dikenal sebagai kota yang memiliki banyak pilihan kafe yang menarik.
Dengan banyaknya kedai kopi, tak heran jika Blitar menjadi salah satu destinasi favorit bagi pecinta kopi, baik dari dalam maupun luar Blitar.
Baca Juga: Geliat Industri Kedai Kopi dan Kafe di Kota Blitar, Tempat Nongkrong Nyaman, Menu Juga Lengkap
“Banyaknya kafe juga bisa menjadi indikator perekonomain daerah. Dari situ juga bisa diketahui kemampuan dan daya beli masyarakat. Jika kafe tumbu subur dan hidup berarti ada perputaran ekonomi yang baik,” tandasnya. (nan/hai)
Editor : Didin Cahya Firmansyah