Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kampung Gerabah di Blitar Manfaatkan Tanah hingga Jadi Wisata Edukasi Menarik

Delta Dewi Pratiwi • Jumat, 24 Januari 2025 | 03:30 WIB
PELOPOR: Wisata edukasi di Kampung Gerabah, Desa Plumpangrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.
PELOPOR: Wisata edukasi di Kampung Gerabah, Desa Plumpangrejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.

BLITAR– Berkunjung ke Blitar tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke salah satu wisata edukasi di Kampung Gerabah, Desa Plumpangrejo, Kecamatan Kademangan.

Adanya Kampung Gerabah Blitar pada tahun 2014. Saat itu Burhan pemilik gerabah mengikuti sebuah lomba Pemuda Pelopor di bidang SDA (Sumber Daya Alam), yang kebetulan sedang menggeluti gerabah kemudian menjelaskan proses pembuatan gerabah hingga tahap finishing.

Berawal dari lomba, kini menjadi wisata edukasi di Blitar yang banyak diminati. Dengan memanfaatkan Sumber Daya Alam (tanah)  menjadikan sebuah kerajinan serta mengembangkan wisata edukasi yang memiliki karakter tersendiri.

"Kerajinan gerabah ini berdiri sejak tahun 1994 dengan jumlah pengrajin yang masih minim, sedangkan untuk edukasi gerabah sejak tahun 2014," katanya.  

Memperkenalkan desanya sebagai “Kampung Gerabah” dikarenakan 80 persen masyarakatnya merupakan pengrajin gerabah.

Tahun 2014 media sosial belum semarak saat ini,  masuklah gerabah di koran pada saat itu. Kemudian dilirik oleh salah satu lembaga di Kota Blitar, Burhan mulai mengembangkan idenya untuk melakukan edukasi gerabah.

Sebelum munculnya wisata edukasi, hanya sekedar kunjungan industri saja. Dirasa kurang menarik, dikarenakan tidak langsung praktik akhirnya muncul ide untuk membuat sebuah tempat wisata edukasi “Dunia Gerabah”.

Banyak tanggapan positif baik dari warga sekitar hingga luar, karena edukasi jarang mengangkat mengenai kerajinan,  maka wisata edukasi gerabah ini merupakan wisata pertama yang dimana kita diajak untuk ikut serta dalam pembuatan gerabah.

Walaupun saat ini persaingan wisata semakin banyak, merupakan tantangan tersendiri bagi pemilik wisata. Pemilik wisata lebih mengunggulkan aspek dengan lebih mengikuti perkembangan zaman dan mengikuti kesukaan generasi saat ini. (*)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#blitar #Kampung Gerabah #wisata edukasi