BLITAR- Gemar dan hobi tentang durian menjadi pilihan hidup Muhammad Lutfi Alman Faluki. Dia merupakan pemilik Bibit Buah Sejahtera Blitar ini berada di Desa Bangsri, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar.
Dia sejak kecil suka menanam hingga menjadi penjual bibit durian premium di Blitar hingga sekarang.
Dia mencoba keberuntungan berbisnis dengan menanam durian premium termasuk musangking dan duri hitam yang kini banyak diminati masyarakat khususnya Blitar atau pecinta durian se-nusantara.
Dia pun memberikan edukasi kepada orang-orang yang mungkin memiliki lahan kosong tapi bingung mau ditanami apa. “ Ya sudah saja tanam durian. Itu pasti menguntungkan pokok dirawat dengan baik,” katanya.
Sebagai pengembang dan penjual Bibit durian premium di Blitar, sebaran penjualnya sudah sampai seluruh Indonesia.
Bibit durian yang dikirim tidak sedikit. “Yang kemarin itu di Palu, Sulawesi Tengah, itu ada sekitar 350 pohon. Kalau yang umum sekitar Blitar, Malang, Tulungagung, sini yang skala banyak terutama Blitar,” ungkap pria 30 tahun ini.
Jenis-jenis bibit durian yang dijualnya juga bervariasi mulai duri hitam, montong, bawor dan musangking yang menjadi produk unggul dan premium.
Uniknya di toko ini ada 2 kategori yakni durian berkaki 1 dan berkaki 3. Untuk harga bibit durian tergantung ukuran kecil hingga besar mulai dari harga Rp 35.000. Dengan tinggi 150 cm dengan harga Rp 150.000. Dan 250 cm dengan harga Rp 250.000.
“Bibit durian kenapa mahal dari pada bibit buah lainnya. Karena presentasi dari okulasi durian itu sekitar 70 persen dari keseluruhan," pungkasnya.(*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah