BLITAR– Tim Futsal Kabupaten Blitar tengah bersiap menghadapi kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur, pada pertengahan tahun ini. Mereka telah melakukan seleksi terbuka hingga 100 lebih calon pemain. Kini, target terdekatnya dapat lolos babak kualifikasi atau Pra Porprov Jawa Timur.
Wakil Ketua Afkab Blitar, Febry Wahyu Wiyono mengatakan, sejak 6 Januari laludi Kabupaten Blitar sudah melakukan seleksi terbuka dan memanggil pemain lama yang masih aktif. Tidak hanya itu, pihaknya juga memanggil alumni Liga Futsal Nusantara.
Dalam tahap awal, sekitar 100 calon pemain mengikuti seleksi, kemudian disaring menjadi 45 calon pemain, dan kini menyisakan 27 pemain terbaik di Kabupaten Blitar.
“Pada seleksi tahap tiga, fokus diberikan pada penguasaan materi taktikal. Kami melihat sejauh mana pemain mampu menyerap taktik yang kami inginkan. Saat ini, ada tiga sesi latihan dan satu uji coba yang direncanakan sebelum jumlah pemain dipersempit menjadi 18 orang,” ujar Febry.
Dia menekankan, pentingnya mentalitas pemain dalam menerapkan taktik di lapangan. Secara keseluruhan, talenta pemain sangat bagus. Mereka mampu menyerap materi latihan dengan baik.
Saat ini, pekerjaan rumahnya membuat performa pemain lebih baik saat uji coba nanti, dengan menerapkan taktik dan strategi. “Latihan dan uji coba dalam waktu dekat ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi kualifikasi Pra Porprov Jawa Timur yang belum memiliki jadwal resmi. Namun, dimungkinkan pada April. Menjelang pertandingan, tim juga akan mematangkan game plan selama Ramadan,” ungkapnya.
Febry menyebut regenerasi tim menjadi perhatian utama. Pihaknya berencana mengisi tim futsal dengan 70 persen pemain adalah wajah baru. Beberapa pemain lama sudah tidak aktif, sementara ada pemain yang sudah tergabung dalam liga profesional. Maka, dia fokus mencari talenta-talenta baru dari Kabupaten Blitar.
Dengan semangat dan persiapan maksimal, Tim Futsal Kabupaten Blitar diharapkan mampu memberikan yang terbaik di ajang Porprov Jawa Timur. Tentu persiapan sejak dini ini menjadi modal mereka untuk dapat tampil maksimal dalam ajang olahraga provinsi.
“Kami menargetkan lolos kualifikasi terlebih dahulu. Kami maksimalkan, karena belum tahu masuk grup mana. Lalu melihat kualitas tim. Setelah itu, kami akan mengevaluasi kualitas tim dan menentukan target berikutnya,” pungkasnya. (jar/ynu)
Editor : Didin Cahya Firmansyah