Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harlah Ke-102 NU, PCNU Kabupaten Blitar Ajak Perkuat Organisasi dan Hadir di Tengah Kehidupan Umat

Agus Muhaimin • Jumat, 31 Januari 2025 | 16:30 WIB
TEGAS: Ketua PCNU Kabupaten Blitar, Muqorrobin.
TEGAS: Ketua PCNU Kabupaten Blitar, Muqorrobin.

 

 

BLITAR - Memasuki usia ke-102 tahun, Nahdlatul Ulama (NU) semakin menegaskan peran dan kontribusinya bagi masyarakat. Di Bumi Penataran, peringatan Hari Lahir (Harlah) NU tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi, membangun jejaring strategis, serta memastikan kehadiran NU di setiap lini kehidupan umat.

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Blitar, Muqorrobin, menegaskan bahwa NU bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan juga kekuatan sosial yang diharapkan dapat membawa maslahat bagi masyarakat.

"NU saat ini bukan lagi dalam tahap mencari anggota. Kami sudah menjadi mayoritas di Indonesia, khususnya di Kabupaten Blitar. Yang lebih penting adalah bagaimana kehadiran NU dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," ujar Muqorrobin, Jumat (31/1/2025). 

Menurutnya, NU hadir tidak hanya sebagai lembaga dakwah, tetapi juga sebagai motor penggerak dalam berbagai sektor kehidupan. Misalnya, pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga sektor-sektor strategis lainnya. Karena itu, NU harus menjadi bagian dalam pengambilan kebijakan yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Kami tidak hanya mendorong perubahan, tetapi juga menyiapkan sumber daya manusia yang andal untuk menjawab tantangan zaman. Hal ini diawali dengan pengelolaan organisasi yang tepat, relevan dengan kebutuhan abad ke-21," tambahnya.

Nyaris tak tampak euforia peringatan Harlah NU di Kabupaten Blitar. Muqorrobin tidak menampik hal tersebut. Menurutnya, untuk kelas pengurus di tingkat kabupaten/kota, tidak pantas untuk menggelar pesta atau perayaan. “Kami menghidari kegiatan-kegiatan seremoni dan lebih fokus pada hal-hal yang bersifat substansi,” tegasnya.

Dalam momentum Harlah Ke-102, PCNU Kabupaten Blitar menginisiasi berbagai program penguatan organisasi. Termasuk penyempurnaan struktur kelembagaan agar lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan umat.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah membangun kerja sama dengan investor untuk menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan yang lebih baik di daerah. "Kami memastikan NU memiliki saham dominan dalam kerja sama ini, karena kami memiliki basis pendukung yang besar. Ini bukan hanya soal bisnis, melainkan tentang bagaimana NU bisa memberikan layanan yang lebih luas bagi masyarakat," jelas Muqorrobin.

Selain itu, di momen bersejarah ini, NU Kabupaten Blitar juga mendorong masyarakat untuk lebih siap dalam menyongsong berbagai pembaruan di segala aspek kehidupan. NU juga terus memperkuat sistem organisasi. Bukan hanya bergantung pada figur personal, melainkan pada tata kelola yang kokoh dan berkelanjutan.

 

Ke depan, kata dia, NU harus semakin berperan dalam menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi umat. Tidak bisa hanya bertahan pada cara lama, tetapi harus siap dengan inovasi dan strategi baru agar tetap relevan dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Jika sistemnya kuat, siapa pun pemimpinnya, organisasi akan tetap berjalan dengan baik. Berbeda jika kekuatan tersebut terletak hanya pada figur pemimpinnya saja. Tugas kami adalah menyempurnakan sistem organisasi agar membawa manfaat yang lebih luas untuk umat," pungkasnya.

Karena itu pula, peringatan Harlah Ke-102 NU ini bukan sekadar perayaan, melainkan juga momentum refleksi dan perencanaan strategis. Dengan sistem yang kuat dan sumber daya manusia yang mumpuni, NU Kabupaten Blitar mampu terus memberikan manfaat bagi umat dan bangsa di masa yang akan datang. (hai/c1/ynu)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#harlah nu #momentum #umat #Kehidupan #organisasi #refleksi #pcnu kabupaten blitar