Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar Bocorkan Nama Pengganti untuk UN hingga Rencana Jadwal Pelaksanaan

Delta Dewi Pratiwi • Minggu, 2 Februari 2025 | 02:00 WIB
FOKUS PENUH: Pelajar MA Maarif Udanawu sedang mendalami materi dari komputer.
FOKUS PENUH: Pelajar MA Maarif Udanawu sedang mendalami materi dari komputer.

BLITAR- Pemerintah akan menerapkan kembali ujian nasional (UN) pada tahun ini untuk jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK. Di Kabupaten Blitar pelaksanaannya tinggal menunggu petunjuk resmi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Untuk jenjang SD dan SMP, nama UN akan berubah nama menjadi tes potensi akademik (TPA).

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Blitar, Adi Andaka, mengatakan belum mendapatkan petunjuk resmi terkait pelaksanaan UN yang akan diterapkan kembali pada akhir 2025 dan pertengahan 2026.

Namun, ada beberapa informasi yang sudah didapatkan. “Dari informasi yang sudah didapat ini, hanya bersifat bocoran sementara, yang didapat dari sosialisasi dari Kemendikdasmen,” ujarnya mantan kepala Dinas Peternakan Kabupaten Blitar tersebut, Jumat (31/1).

Baca Juga: Deretan Kontroversi Nadiem Makarim Selama Menjabat Mendikbud, Diantaranya Penghapusan UN

Dalam informasi itu, tercantum beberapa poin yakni jadwal pelaksanaan UN jenjang SMA/SMK, SD dan SMP, perubahan nama UN, persiapan siswa dan sekolah, hingga teknis pelaksanaan ujian.

Jadwal pelaksanaan UN jenjang SMA/SMK akan dilaksanakan pada November 2025, sedangkan untuk jenjang SD dan SMP akan dilaksanakan pada Juli 2026.

Sementara itu, tujuan dari TPA adalah untuk mengukur kemampuan siswa secara komprehensif. Tidak hanya dari sisi kognitif, tetapi juga potensi akademik yang dimiliki siswa. UN yang akan dilaksanakan menerapkan sistem berbasis komputer (CBT) untuk semua jejang pendidikan. Materi ujian akan mencakup kompetensi dasar yang telah dipelajari sesuai dengan kurikulum.

Baca Juga: Puluhan Siswa di Kota Blitar Minta Nikah Dini karena Hamil Dulu, Kemenag Buka Suara dan Beri Imbauan

Untuk itu, persiapan yang matang perlu dilakukan, baik dari pihak sekolah maupun dari siswa. Dalam informasi awal tersebut, siswa perlu mempersiapkan diri sejak dini dengan belajar secara terarah sesuai dengan kisi-kisi yang akan diumumkan.

Kemudian, sekolah diharapkan bisa menyusun program pembelajaran yang intensif dan memberikan pelatihan kepada guru untuk mempersiapkan siswa dengan baik. Kini, pelaksanaan UN hanya tinggal menunggu petunjuk resmi dari Kemendikdasmen. “Ya tinggal menunggu saja. Ini sifatnya hanya bocoran sementara,” pungkasnya. (mg3/c1/ynu) 

 

 

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#kemendikdasmen #Kabupaten Blitar #un #Dinas pendidikan #jadwal