BLITAR – Arema FC hari ini menghadapi tekanan berat saat Bali United dalam lanjutan pekan ke-21 BRI Liga 1 di Stadion Soeprijadi. Laga ini menjadi ujian penting bagi pelatih Arema FC, Ze Gomes, yang hingga kini belum berhasil memberikan kemenangan bagi tim berjuluk Singo Edan ini.
Ya, sejak menukangi tim di putaran kedua, pelatih asal Portugal ini belum bisa memberikan tren positif. Evaluasi besar-besaran tentu dilakukan demi bisa meraih kemenangan.
Salah satu upaya yang dilakukan oleh Ze Gomes adalah memetakan gaya permainan dari tim lawan berjuluk Serdatu Tridatu tersebut.
Menurut Gomes, tim lawan memiliki transisi cepat dan sering memainkan bola lambung. Ini menjadi permainan yang perlu diantisipasi dengan strategi yang matang.
”Saya telah melihat pertandingan Bali United kemarin. Mereka memiliki transisi yang cukup cepat dan selalu bermain dengan bola lambung. Kami telah melakukan persiapan matang dalam latihan, dan semoga besok (hari ini, Red) kami bisa tampil lebih baik daripada saat dikalahkan Persib Bandung,” katanya optimistis, Senin (3/2/2025).
Pemain Arema FC, Achmad Maulana, menegaskan kesiapan timnya untuk bangkit dari tiga kekalahan beruntun. Dia menekankan pentingnya kerja sama tim agar bisa meraih hasil positif.
"Kami sudah menyiapkan diri untuk laga besok (hari ini, Red). Setelah mengalami tiga kekalahan berturut-turut, kami harus semakin percaya pada tim dan bekerja lebih keras," ujarnya.
Sekadar diketahui, Bali United datang ke pertandingan ini dengan modal dua kemenangan beruntun. Masing-masing mengalahkan Semen Padang dengan skor 5-1 dan Borneo FC dengan skor 3-2. Tim berjuluk Serdadu Tridatu itu kini menempati peringkat kelima klasemen dengan 34 poin, hasil dari 10 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan.
Di sisi lain, Arema FC masih tertahan di peringkat ke-11 dengan 28 poin, hasil dari 8 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 8 kekalahan. Kemenangan di laga ini tentu sangat berarti bagi Singo Edan untuk memperbaiki posisi mereka di klasemen dan mengembalikan kepercayaan diri tim. (ham/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah