BLITAR - Es Drop Cap Burung Betet adalah salah satu kuliner legendaris dari Blitar yang tetap eksis hingga saat ini. Di tengah maraknya minuman modern seperti boba, kopi susu, dan es kekinian lainnya, es drop ini tetap memiliki tempat di hati para penikmatnya. Lalu, apa yang membuat es drop ini tetap diminati meski banyak minuman baru bermunculan? Berikut ulasan lengkapnya.
Sejarah Panjang Es Drop Cap Burung Betet
Keberadaan Es Drop Burung Betet sudah ada sejak zaman kolonial Belanda. Pabrik es drop pertama kali berdiri pada tahun 1937, berlokasi di Jalan Anggrek, No. 51 Sukorejo, Kota Blitar dan hingga kini masih beroperasi dengan resep yang sama. Pabrik ini kini telah dikelola oleh generasi ketiga, namun tetap mempertahankan cita rasa autentik yang membuatnya istimewa. Konsistensi dalam menjaga kualitas inilah yang membuat es drop tetap bertahan di tengah gempuran minuman modern.
Keunikan Es Drop Cap Burung Betet
Es drop ini sebenarnya mirip dengan es lilin pada umumnya. Namun, ada beberapa keunikan yang membedakannya dari es lilin lainnya:
- Bahan Tradisional: Terbuat dari gula merah dan santan yang memberikan rasa manis alami dan tekstur lembut saat dinikmati.
- Kemasan Klasik: Dikemas dalam selongsong kertas yang unik, memberikan kesan nostalgia bagi para penikmatnya.
- Stik yang Berbeda: Tidak seperti es lilin biasa, stik es drop ini lebih mirip tusuk sate, yang justru menambah daya tarik tersendiri.
- Cara Menikmati yang Praktis: Cukup dengan menarik bungkusnya ke bawah, es drop siap dinikmati tanpa perlu dikupas atau dipotong.
Varian Rasa yang Beragam
Meskipun awalnya hanya tersedia dalam rasa original berbahan dasar santan dan gula merah, kini es drop telah mengalami inovasi dengan berbagai varian rasa yang lebih beragam, antara lain:
- Kacang hijau
- Strawberry
- Durian
- Coklat
Dengan adanya varian rasa ini, es drop semakin diminati oleh berbagai kalangan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa yang ingin bernostalgia dengan jajanan masa kecil.
Cara Penjualan yang Masih Tradisional
Salah satu daya tarik lain dari Es Drop Burung Betet adalah cara pemasarannya yang masih mempertahankan gaya tradisional. Di Blitar, pedagang es drop biasanya berkeliling kampung dan berada di tempat yang ramai pengunjung seperti Aloon- aloon Kota Blitar, Kebon Rojo dan pusat keramaian lainnya. Mereka menggunakan sepeda ontel atau berjalan kaki dari siang hingga sore hari. Hal ini menjadi pemandangan khas yang tetap bertahan dari dulu hingga sekarang.
Alasan Es Drop Tetap Diminati
Meskipun banyak minuman modern bermunculan, Es Drop Cap Burung Betet tetap memiliki penggemar setia. Beberapa alasan mengapa es ini masih digemari adalah:
- Rasa autentik yang tak berubah sejak dulu
- Kenangan masa kecil yang melekat bagi banyak orang
- Harga yang terjangkau hanya Rp. 5.000
- Mudah ditemukan di kota Blitar
- Bahan alami tanpa pengawet atau pewarna buatan
Es Drop Cap Burung Betet adalah bukti bahwa minuman tradisional tetap bisa bertahan di tengah perkembangan zaman. Dengan cita rasa klasik, kemasan unik, dan cara pemasaran yang masih tradisional, es ini tetap menjadi favorit banyak orang. Jika berkunjung ke Blitar, jangan lupa mencicipi kelezatan es drop yang sudah ada sejak 1937 ini!
Jadi, apakah Anda tertarik mencicipi es legendaris ini? Yuk, temukan pedagang Es Drop