Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jelang Drama Kolosal Pemberontakan PETA di Kota Blitar, Begini Konsep yang Diusung hingga Persiapannya

M. Subchan Abdullah • Kamis, 13 Februari 2025 | 20:00 WIB
SEMANGAT MEMBARA: Pemain drama berlatih keras di bawah arahan sutradara, di Taman Plaza Monumen PETA, kemarin (12/2).
SEMANGAT MEMBARA: Pemain drama berlatih keras di bawah arahan sutradara, di Taman Plaza Monumen PETA, kemarin (12/2).

 

BLITAR – Kompleks Monumen PETA di Jalan Sudanco Supriadi tampak begitu ramai kemarin (12/2). Sejumlah remaja terlihat begitu fokus mengikuti arahan sutradara.

Para remaja itu tengah sibuk berlatih pentas drama kolosal Pemberontakan PETA yang akan digelar pada 14 Februari 2025 atau besok. Persiapan mereka tinggal sehari lagi sehingga para pemain sangat serius menikmati peran masing-masing. Drama kolosal Pemberontakan PETA tahun ini mengangkat tema ”Dahana Cikal Kamardikaning Negara”.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Edy Wasono mengatakan, persiapan drama kolosal pemberontakan PETA sudah 95 persen. Mulai dari para pemain drama hingga pengiring musik sudah berlatih hampir sebulan demi penampilan yang menarik. “Drama kolosal tahun ini bakal lebih semarak karena ada sesuatu yang baru,” katanya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Kamis (13/2/2025). 

Edy menyebut sesuatu yang baru itu adalah dari konsep drama kolosal. Salah satu yang baru yaitu pengiring musik yang melibatkan grup marching band atau drum band. ”Marching band, kami ambil dari grup Marching Band Bumi Bung Karno Kota Blitar. Selain itu juga ada penggunaan efek suara letusan beserta asap, sehingga lebih nyata,” ungkapnya.

Dari segi cerita, lanjut dia, ada sedikit perbedaan. Ada penambahan cerita tentang perjuangan menuju Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945. ”Jadi tidak hanya menceritakan seputar pemberontakan PETA, tetapi juga ada kisah menuju Kemerdekaan RI,” jelas Edy.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, drama kolosal Pemberontakan PETA melibatkan ratusan pelajar dari tingkat SMP hingga SMA. Mereka berlatih di bawah kendali sutradara dengan peran masing-masing.

Sesuai rencana, drama kolosal pemberontakan PETA digelar pada Jumat (14/2) pukul 19.00 hingga selesai. Pertunjukan pentas seni drama kolosal itu dipusatkan di Taman Plaza Monumen PETA Kota Blitar.

”Dengan konsep yang baru, kami yakin akan lebih menarik dan lebih semarak. Masyarakat silakan datang untuk menyaksikan drama kolosal ini untuk meningkatkan wawasan sejarah Pemberontakan PETA,” pungkasnya. (sub/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#drama kolosal #Pemberontakan PETA #monumen PETA #Kota Blitar #Taman Plaza