Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kondisi Jalan Penghubung Dua Desa di Kabupaten Blitar Ini Mengancam Keselamatan Pengendara

Muhammad Ato'illah Asyathori • Senin, 17 Februari 2025 | 16:00 WIB
RUSAK: Ruas jalan yang ada di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, kondisinya rusak parah.
RUSAK: Ruas jalan yang ada di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, kondisinya rusak parah.

 

BLITAR - Infrastuktur yang ada di wilayah Kabupaten Blitar belum sepenuhya mendapat perhatian dari dinas terkait. Seperti jalan yang ada di Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, yang mengalami rusak parah. Jalan yang menghubungkan dua desa ini menjadi akses utama masyarakat beraktivitas.

Dari pantauan di lokasi, ruas jalan yang membentang sepanjang 1 kilometer itu tampak begitu banyak lubang dan aspal yang sudah hancur. Banyaknya kendaraan besar yang malang melintang di jalan tersebut pun menambah dampak kerusakan.

Selama ini, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk beraktivitas, serta menghubungkan beberapa tempat wisata yang ada di Desa Candirejo. “Sudah lama jalan ini rusak dan belum ada perhatian sama sekali,” ujar Ahmad Toha, warga setempat, Senin (17/2/2025).

Toha mengatakan, masyarakat mengalami dilema karena jalan tersebut sering dilewati kendaraan besar, baik pengangkut pasir maupun batu. Selain itu, saat musim hujan, jalan desa ini sering kali dikeluhkan oleh para pengendara sepeda motor.

Pasalnya, kondisi jalan yang berlubang sering kali tidak terlihat karena tertutup genangan air hujan. Akibatnya, pengendara sepeda motor rawan terperosok dan mengakibatkan kerusakan. “Dan ketika musim kemarau, jalan desa ini menjadi berdebu,” ungkapnya.

Diketahui, jalan yang menghubungkan Desa Candirejo dengan Desa Sidorejo ini sudah lama belum mendapat perhatian dari dinas terkait. “Entah berapa lama ya jalan tersebut tidak mendapat perawatan. Harapannya bisa segera diperbaiki,” ujar pria berkacamata ini.

Sementara itu, pendapat senada juga diutarakan oleh Wakini, warga setempat. Jalan tersebut menjadi akses masyarakat menjalani mata pencaharian maupun sekolah. “Saya biasanya ngantar anak ke sekolah, sulit buat lewat jalan sini, tapi ya mau gimana lagi, adanya seperti ini,” katanya.

Kondisi jalan yang rusak pernah membuat masyarakat tergerak untuk menambal lubang jalan. Namun, selang beberapa hari, jalan kembali rusak dan saat musim hujan malah lebih parah. “Dulu pernah masyarakat swadaya menambal lubang dengan tanah, tapi ya itu tidak cukup,” ungkapnya.

Hingga kini, masyarakat terus berharap jalan desa ini bisa segera tertangani oleh dinas terkait. Pasalnya, jalan desa ini diharapkan mampu menunjang masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar. (mg3/c1/ynu)

 

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#desa #Kabupaten Blitar #infrasktruktur #jalan rusak parah #keselamatan pengendara