Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Dari Pabrik ke Rumah Mandiri, Mas Ipul Satu-Satunya Pembuat Gerabah yang Ada di Desa Karanggayam Kabupaten Blitar

Awaludin Lintang Mustari • Selasa, 18 Februari 2025 | 21:00 WIB
PENGRAJIN : Asroful Ibad seorang pengrajin gerabah satu-satunya yang ada di Desa Karanggayam
PENGRAJIN : Asroful Ibad seorang pengrajin gerabah satu-satunya yang ada di Desa Karanggayam

 

BLITAR - Di tengah gempuran zaman modern, seni membuat gerabah tradisional masih hidup di tangan Asroful Ibad (35), seorang pengrajin asal Desa Karanggayam. Lebih dikenal sebagai Mas Ipul, ia menjadi satu-satunya pembuat gerabah di desa tersebut, melestarikan warisan budaya melalui sentuhan kreatifnya pada tanah liat.

Sebelum menjadi pengusaha mandiri di rumahnya, Mas Ipul menghabiskan 10 tahun bekerja di sebuah pabrik gerabah di Kademangan. Pengalaman itu menjadi bekal berharga ketika ia memutuskan untuk membuka usaha sendiri pada tahun 2021.

Mas Ipul menangani sendiri seluruh proses pembuatan gerabah, mulai dari menambil anah liat,membentuk, menghaluskan, hingga membakar. Bahan baku tanah liat ia dapatkan dari Kademangan.

"Saya ambil tanah liat i tempat saya bekerja dulu, kualitas tanah liat disini bagus dan cocok untuk membuat berbagai jenis gerabah," jelasnya.

Dalam proses produksi, tantangan selalu ada. Ketelitian dan pengalaman menjadi kunci untuk mengatasi masalah ini.

"Tantangan yang dihadapi biasanya itu ada yang pecah karena belum matang sempurna atau terlalu matang," ungkap Mas Ipul. 

Proses pembuatan gerabah dimulai dengan pembentukan, baik secara manual maupun menggunakan cetakan. Setelah dibentuk, gerabah dikeringkan hingga sedikit mengeras dan warnanya berubah menjadi gelap. Tahap selanjutnya adalah penghalusan, diikuti dengan pembakaran hingga gerabah berubah warna menjadi merah kecoklatan.

GERABAH : Salah satu hasil kerajinan gerabah sebelum jadi
GERABAH : Salah satu hasil kerajinan gerabah sebelum jadi

Pemasaran produk gerabah Mas Ipul menjangkau berbagai daerah, tidak hanya di sekitar Blitar, tetapi juga hingga Tulungagung, Kediri, dan sekitarnya bhakan pernah ke Kalimantan. Ia juga memasok gerabah ke toko-toko lokal di Desa Karanggayam, Kunir, dan area sekitarnya. "Pemasaran biasanya tergantung pesanan. Selain itu, saya juga menitipkan produk ke toko-toko terdekat," ujar Mas Ipul.

Berbagai jenis gerabah diproduksi oleh Mas Ipul, mulai dari pot bunga anggrek, tempat makan kelinci, cobek,luweng hingga vas bunga. "Jenis gerabah yang diproduksi bermacam-macam bentuk dan ukuran, sesuai dengan permintaan pasar," terangnya.

 

Seluruh pengerjaan gerabah disesuaikan dengan permintaan dan jenis yang akan diproduksi. Waktu penyelesaian bervariasi, bisa mencapai satu minggu atau lebih, tergantung pada jumlah pesanan. Dengan ketekunan dan ketelatenan pada seni gerabah, Mas Ipul terus berkarya, menghidupkan kembali tradisi di tengah masyarakat Karanggayam. (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#karanggayam #Kabupaten Blitar #gerabah #tanah liat #kerajinan