BLITAR - Jumlah pengunjung Candi Penataran, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar diketahui mengalami penurunan selama 2024. Pasalnya, total pengunjung di situs bersejarah itu mencapai 113.482 pengunjung pada 2023, sedangkan pada 2024 lalu hanya mencapai 88.075 pengunjung. Namun, tingkat kunjungan kategori turis asing mengalami peningkatan.
Di Candi Penataran, pengunjung dibagi menjadi lima kategori. Yakni, umum, dinas, pelajar, mahasiswa, dan asing. Penurunan jumlah pengunjung pada 2024 dimulai dari kategori umum, dinas, pelajar, dan mahasiswa.
Rinciannya, pengunjung umun pada 2023 mencapai 68.092 dan pada 2024 menjadi 50.318. Dinas yang sebelumnya 1.580 pengunjung menjadi 1.115 pengunjung, pelajar yang awalnya 38.767 pengunjung menjadi 32.225 pengunjung, dan mahasiswa yang awalnya 4.581 pengunjung menjadi 3.855 pengunjung. Sementara untuk pengunjung asing mengalami kenaikan, yang semula 462 pengunjung menjadi 562 pengunjung.
Menurut Koordinator Pengelola Candi Penataran, Agus Setiono, penurunan jumlah pengunjung Candi Penataran pada 2024 lalu memang sudah wajar terjadi di berbagai tempat wisata. Dia belum bisa memastikan faktor apa yang menyebabkan penurunan jumlah pengunjung.
“Saya tidak bisa memastikan penurunan jumlah pengunjung di sini karena apa. Tapi sudah wajar terjadi dan sudah banyak destinasi wisata baru yang ada di Blitar. Mungkin ya karena banyaknya tempat wisata yang ada di Blitar,” ujarnya, saat dikonfirmasi koran ini pada Selasa (18/2).
Agus menambahkan, terkait adanya kenaikan pengunjung dari luar negeri atau wisatawan asing pada 2024, mereka berasal dari kalangan peneliti dan wisatawan biasa. Hal ini juga karena Blitar saat ini sudah memiliki banyak sekali destinasi, baik wisata alam, bahari, budaya, maupun religi, yang mampu menarik antusias turis asing datang.
Dia mengaku lonjakan pengunjung terbesar terjadi setiap Januari dan Desember. Pasalnya, bulan tersebut merupakan liburan tahun baru. Karenanya, masyarakat selalu memadati tempat wisata untuk menghibur diri, termasuk ke Candi Penataran. Seperti yang terjadi pada 1 Januari 2025 lalu, pengunjung lebih dari 1.100 orang dalam sehari.
“Nah, kalau awal tahun selalu ramai karena hari libur tahun baru, dan setiap 1 Januari selalu seperti itu,” ungkap Agus.
Namun, pada bulan tertentu seperti Ramadan, pengunjung Candi Penataran mengalami penurunan drastis setiap tahunnya. Candi Pentaran memang sudah dikenal luas oleh masyarakat. Adanya event yang digelar di candi merupakan kesempatan baik untuk mempromosikan lebih luas lagi situs bersejarah tersebut. (mg3/c1/ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah